Persaingan Juventus untuk menembus zona Liga Champions kini menjadi sangat berat setelah menderita kekalahan dari Fiorentina dalam lanjutan kompetisi Serie A pada Minggu, 17 Mei 2026.
Hasil minor tersebut memutus catatan impresif skuat asuhan Luciano Spalletti yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam sepuluh laga beruntun di kancah domestik.
Kekalahan ini juga memaksa klub berjuluk Bianconeri tersebut melorot dari posisi ketiga menuju peringkat keenam klasemen sementara, padahal kompetisi kini hanya menyisakan satu pertandingan lagi.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal laga ketika penjaga gawang Fiorentina, De Gea, langsung melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang emas dari penyerang Juventus, Vlahovic.
Kebuntuan pecah pada menit ke-34 setelah Ndour memanfaatkan kelengahan di barisan pertahanan Juventus untuk membobol gawang yang dikawal oleh Di Gregorio.
Juventus mencoba merespons ketertinggalan tersebut, tetapi performa apik De Gea kembali mementahkan peluang matang yang didapatkan oleh Yildiz.
Harrison sempat memberikan ancaman bagi lini pertahanan tim tamu menjelang turun minum, namun upayanya masih belum membuahkan hasil untuk menyamakan kedudukan.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Juventus meningkat meski kemudian dua gol mereka harus dianulir oleh wasit, yakni gol McKennie akibat pelanggaran dan gol Vlahovic karena posisi offside.
Fiorentina akhirnya mengunci kemenangan melalui aksi dari Mandragora pada menit ke-83 yang sekaligus memupus harapan tim tuan rumah untuk mengamankan poin.
Satu kuota pembuktian tersisa bagi Juventus kini berada pada laga derbi melawan Torino yang diprediksi akan berlangsung sengit.
Pertandingan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Torino untuk bangkit mengingat kemenangan terakhir mereka atas Juventus terjadi sudah cukup lama, yaitu pada April 2015.
"Vincere" kata Chiellini, Petinggi Juventus.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·