Flamengo Incar Kemenangan Lawan Independiente Medellin di Libertadores

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Flamengo dijadwalkan menghadapi klub Kolombia, Independiente Medellin, dalam laga lanjutan fase grup Copa Libertadores di Stadion Atanasio Girardot pada Kamis, 7 Mei 2026, pukul 21.30 waktu Brasil. Pertandingan pekan keempat Grup A ini menjadi krusial bagi klub asal Brasil tersebut untuk mengamankan tiket kelolosan otomatis ke babak berikutnya.

Pelatih Flamengo melakukan perombakan skema dengan menurunkan Bruno Henrique, Carrascal, dan Danilo sebagai pemain inti dalam daftar susunan pemain terbaru dilansir dari uol.com.br. Sementara itu, pemain kunci seperti Pedro, Leo Ortiz, dan Varela harus memulai pertandingan dari bangku cadangan akibat rotasi dan kebutuhan taktis tim.

Kiper utama Independiente Medellin, Eder Chaux, memiliki latar belakang unik karena namanya merupakan penghormatan langsung kepada legenda tim nasional Brasil, Eder Aleixo. Ayah Chaux memberikan nama tersebut setelah terinspirasi oleh performa pemain sayap Brasil itu pada Piala Dunia 1982 di Spanyol.

"Meu nome foi escolhido pelo meu pai. Foi quando ele (Éder Aleixo) foi para o Mundial da Espanha com a seleção brasileira. Meu pai, em algum álbum de figurinhas, gostou do nome e me batizou assim" kata Eder Chaux, penjaga gawang Medellin.

Interaksi antara keduanya mulai terjalin melalui media sosial sekitar empat tahun lalu yang kemudian berkembang menjadi hubungan pertemanan jarak jauh. Eder Aleixo bahkan sempat mengirimkan jersei retro melalui keluarga Chaux saat klub Atletico-MG bertanding di kampung halaman sang kiper di Ibagué.

"Me lembro que foi por volta de 2020, com todo o movimento de redes sociais, me deu uma curiosidade de poder procurá-lo efetivamente. Ele foi generoso e ficou surpreso que eu tenha o mesmo nome dele" ujar Eder Chaux, penjaga gawang Medellin.

Meski mengagumi sejarah sepak bola Brasil, Chaux menyadari tantangan berat yang dihadapi timnya setelah pada pertemuan sebelumnya menderita kekalahan telak 4-1 dari Flamengo. Ia menganggap laga ini sebagai ujian penting untuk meningkatkan level kompetisi timnya di kancah internasional.

"Ainda não pudemos nos encontrar, mas eu sou da cidade de Ibagué, em Tolima, e eles (Atlético-MG) foram jogar lá. Por meio de familiares, ele me deu sua camiseta retrô. Ou seja, temos mantido uma linda amizade e ele também é muito orgulhoso dessa linda história. É uma honra poder levar esse nome pela grande figura que é e pelo grande jogador que foi" jelas Eder Chaux, penjaga gawang Medellin.

Pihak Medellin berupaya memperbaiki koordinasi lini belakang guna membendung agresivitas lini serang Flamengo yang kini mengandalkan Carrascal sebagai pengatur serangan. Carrascal dipilih menggantikan posisi Arrascaeta dan Lucas Paqueta yang saat ini masih dibekap cedera.

"Não há dúvidas de que é um time com grande qualidade, tem jogadores de elite, com grande experiência, mas isso é sobre assumir esses desafios, de ser muito competitivo, de dar um pouco mais do que talvez vínhamos dando. E isso te ajuda a gerar muito mais competição, a saber que faltam muitas coisas para corrigir, para crescer, para melhorar. Esses desafios são grandes, muito importantes, porque eles te dão essa capacidade de entender que tem que melhorar, que tem que crescer, e que tem que continuar alcançando coisas grandes" tutur Eder Chaux, penjaga gawang Medellin.

Legenda sepak bola Brasil, Eder Aleixo, secara terpisah mengonfirmasi hubungan baiknya dengan sang penjaga gawang Kolombia tersebut. Ia menyatakan sering bertukar pesan melalui platform Instagram dan merasa terhormat atas apresiasi yang diberikan oleh keluarga Chaux.

"A gente troca mensagem pelo Instagram. Quando o Atlético-MG foi jogar lá na cidade dele, eu não fui, mas mandei uma camisa para ele. Sempre que podemos, nos falamos, trocamos mensagens. É um cara muito bacana, tem uma família muito bacana. Uma homenagem dessa é muito bacana. Tenho de agradecer ao pai dele. Fico muito feliz por isso" kata Eder Aleixo.

Secara matematis, kemenangan pada laga di Kolombia ini akan memastikan posisi Flamengo di fase gugur karena keunggulan dalam kriteria head-to-head. Susunan pemain utama Flamengo dipastikan diperkuat oleh Rossi, Emerson Royal, Danilo, Leo Pereira, Alex Sandro, Evertton Araujo, Jorginho, Carrascal, Luiz Araujo, Samuel Lino, dan Bruno Henrique.