Kegagalan Real Madrid melangkah ke semifinal Liga Champions memicu amarah besar Presiden Klub Florentino Perez di ruang ganti pada Kamis (16/4) dini hari WIB. Madrid dipastikan tersingkir setelah kalah agregat 4-6 dari Bayern Munich menyusul hasil imbang 3-4 pada laga leg kedua perempat final.
Kekalahan menyakitkan di kandang tersebut membuat Perez langsung mendatangi para pemain untuk meluapkan kekecewaannya. Dilansir dari Detik Sport, sang presiden bahkan sempat meminta pemain muda Arda Guler untuk meninggalkan ruangan sebelum ketegangan memuncak.
"Kamu keluar, jangan lihat apa yang akan terjadi," kata Perez, kepada Arda Guler.
Guler yang baru berusia muda terlihat keluar lebih awal dari ruang ganti berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial. Pemain asal Turki tersebut tampak bungkam dan menghindari awak media saat berjalan meninggalkan area stadion setelah mendapatkan instruksi dari sang presiden.
Perez kemudian memberikan teguran keras kepada seluruh anggota tim utama akibat performa yang dinilai tidak memenuhi standar klub. Ia menyoroti catatan buruk Los Blancos yang terancam mengakhiri musim tanpa gelar selama dua tahun berturut-turut.
"Satu musim tanpa gelar adalah kegagalan, dua musim tanpa gelar tidak dapat diterima," tegas Perez.
Kekecewaan ini didasari oleh status Real Madrid sebagai salah satu klub terbesar di dunia yang menuntut prestasi tinggi di setiap kompetisi. Perez mengingatkan para pemain bahwa mengenakan seragam Madrid merupakan sebuah kehormatan yang dibarengi dengan tanggung jawab besar di lapangan.
"Saya berterima kasih atas usaha kalian hari ini, tetapi musim ini benar-benar mengecewakan. Bermain untuk Real Madrid adalah sebuah hak istimewa, dengan banyak kewajiban. Banyak dari kalian yang belum memenuhinya. Setidaknya selesaikan liga dengan bermartabat," papar Perez.
Saat ini, peluang Real Madrid untuk meraih trofi hanya tersisa di kompetisi Liga Spanyol meski posisinya cukup sulit. Tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut tertahan di peringkat kedua dengan koleksi 70 poin dari 31 pertandingan.
Madrid terpaut jarak sembilan angka dari Barcelona yang masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 79 poin. Dengan sisa tujuh pertandingan, Los Blancos kini bergantung pada hasil buruk sang rival sembari wajib memenangkan seluruh laga sisa guna menjaga asa juara.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·