Jakarta -
Canggihnya teknologi Artificial Intelligence (AI) kembali menghadirkan polemik baru. Seperti food vlogger ini yang curhat konten kulinerannya dicuri akun lain dan wajahnya diubah menggunakan AI.
Food vlogger sekaligus lifestyle content creator asal Surabaya, TaV, mendadak viral di media sosial setelah mengungkap pengalaman tak menyenangkan. Ia mengaku videonya dicomot akun lain, kemudian diedit menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Curhatan tersebut ia bagikan melalui akun Threads pribadinya, @tavvibez (15/05/2026). Netizen pun langsung membanjiri kolom komentar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TaV awalnya mengunggah video review Lontong Balap Asli Pak Gendut, kuliner legendaris di Surabaya yang sudah berdiri sejak 1958. Dalam unggahannya, TaV membagikan pengalaman menyantap lontong balap dengan kuah gurih, tauge melimpah, hingga lentho khas berbahan kacang tolo.
Konten Lontong Balap yang diunggah @tavvibez. Foto: Threads @tavvibez
"Rekk siapa sih yang gak tau LONTONG BALAP PAK GENDUT yang legendaris sejak tahun 1958. Tak kasih tau yang asli ya disini rek, karena gak buka cabang dan yang ini merk dagangnya sudah terdaftar HAKI," tulis TaV dalam videonya.
Ia juga menjelaskan bahwa tempat makan tersebut berlokasi di Jalan Embong Malang Nomor 38, Genteng, Surabaya dan sudah menjadi langganan artis hingga pejabat nasional.
Tak lama setelah video itu diunggah, TaV menemukan konten videonya muncul kembali di akun TikTok Gani Kurniawan. Namun yang membuatnya terkejut, wajah TaV dalam video tersebut telah diubah menggunakan teknologi AI menjadi wajah pria lain.
Lewat unggahan di Threads, TaV mengaku lebih merasa heran ketimbang marah melihat videonya dimodifikasi dan wajahnya diubah.
Food Vlogger Surabaya Kaget Kontennya Dicuri dan Wajahnya Diedit Pakai AI Foto: Threads @tavvibez
"Hmmm orang sekarang nyomot konten macem-macem emang ya modelnya, contohnya kayak gini. Kontenku di lontong balap dicomot fotonya, diganti wajah dia pake AI. Jujur sih gak marah, malah ngakak. Kok bisa wajahku diganti jadi Chindo gini terus diklaim sebagai kontennya dia. Woiii ni.. ganii... ojok nyomot woiii," tulis TaV.
Pada foto tangkapan layar pertama terlihat wajah TaV yang asli, dan di tangkapan layar kedua, tampak wajah TaV berubah jadi sosok pria keturunan Tionghoa.
Unggahan tersebut langsung viral dan mendapat lebih dari 450 komentar dari pengguna Threads. Banyak netizen ikut menyoroti maraknya penyalahgunaan AI untuk mengambil konten kreator lain tanpa izin.
"Bikin konten itu gampang-gampang susah, cara ngomong, opening, cara biar orang nonton gak bosen. Eh orang dengan mudahnya ngedit nempelin mukanya di konten kita itu sebel sih!! wkwkw," tulis seorang netizen.
Hasil Editan AI Foto: Threads @tavvibez
Netizen lain juga menyinggung etika penggunaan AI dalam membuat konten digital.
"Konten AI memang lagi ramai di TikTok. Emang keren, membantu dalam buat konten jadi menarik. Tapi bukan berarti kita bisa asal comot, asal pakai original content orang tanpa izin begitu saja. Itu yang sangat melukai sih bagi mereka yang susah-susah buat konten," tulis pengguna Threads lainnya.
Sementara itu, ada pula netizen yang menduga akun TikTok tersebut memang berisi konten hasil manipulasi AI.
"Anomali itu, akun TikTok Gani Kurniawan fake (palsu). Isi postingan dia emang edit AI semua. Muka dia pun curiga gak ada di dunia nyata. Muka hasil prompt AI," komentar netizen lain.
Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, TaV menegaskan bahwa dirinya sebenarnya tidak keberatan jika kontennya dibagikan ulang oleh akun lain. Namun, ia menyayangkan wajahnya diubah dan kontennya diklaim sebagai milik orang lain.
"Aman aja sih asal sesuai etika dalam berkonten hahaha, cuma ini masalahnya wajahku diubah, diambil fotonya dan diklaim," pungkas TaV.
Tim detikFood sudah mencoba menghubungi TaV untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, tapi belum mendapat respons hingga artikel ini diterbitkan.
(sob/adr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·