Campus League Basket Regional Surabaya berjalan panas memasuki regional playoffs, Sabtu (28/4). Digelar di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa), hawa panas di luar court terasa tak ada apa-apanya dibandingkan pertarungan tim basket terbaik kampus-kampus se-Surabaya.
Sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 17 perguruan tinggi telah bersaing dalam kompetisi ini sejak Rabu (22/4). Di sektor putri, Universitas Ciputra Makassar dan Universitas Surabaya memastikan diri melaju ke final.
Sementara di sektor putra, Universitas Cendrawasih masuk ke partai pamungkas untuk berduel dengan Universitas Surabaya.
Ibu Kota Basket
Sementara itu dari sisi penyelenggaraan, Head of Competition Campus League, Dave Leopold, mengatakan Surabaya layak menjadi “ibu kota basket” sebab kuota peserta di regional ini terpenuhi.
Sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri ambil bagian dalam Regional Surabaya walau rentang kualitas antar tim cukup beragam. Dave menilai itu hal yang wajar karena ini adalah tahun pertama penyelenggaraan Campus League (CL).
Selain itu basket adalah olahraga pertama yang dipertandingkan di level regional. Menurutnya, sangat wajar jika kualitas tim masih beragam dan belum semuanya kompetitif.
“Justru melalui Campus League ini proses pembinaan dan pemetaan kualitas tim mulai bisa terbentuk. Saat liga ini sudah berjalan secara konsisten dalam 3–5 tahun ke depan, akan terlihat dengan jelas tim mana yang benar-benar siap bersaing dan mana yang masih perlu berkembang,” kata Dave saat ditemui di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya.
Laga final akan digelar Rabu (29/4) esok hari. Kampus mana akan jadi yang terbaik? Simak updatenya hanya di Campus Sport Indonesia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·