Penyerang Arsenal Gabriel Jesus dilaporkan memiliki peluang besar untuk bergabung dengan raksasa Liga Italia AC Milan pada bursa transfer musim panas mendatang. Kabar tersebut muncul setelah adanya pergantian manajemen yang menaungi pemain asal Brasil tersebut di tengah sulitnya mendapatkan menit bermain secara reguler di London Utara.
Dilansir dari Detik Sport, jurnalis Calciomercato Alfredo Pedulla mengungkapkan bahwa kepindahan pemain berusia 29 tahun itu ke San Siro didukung oleh faktor pergantian agen ke Branchini Group. Menariknya, manajemen baru Jesus tersebut juga merupakan pihak yang menangani pelatih AC Milan saat ini, Massimiliano Allegri.
Alfredo Pedulla menyebutkan bahwa nama Gabriel Jesus sudah masuk dalam radar manajemen Rossoneri sejak beberapa bulan terakhir. Proses komunikasi antara pihak pemain dan klub dikabarkan telah dimulai setelah kesepakatan agen baru tercapai pada awal tahun ini.
"Tidak terlalu mengejutkan melihat namanya dikaitkan dengan Milan," kata Pedullà.
Langkah strategis ini dinilai menjadi indikator konkret bahwa mantan pemain Manchester City tersebut sedang mencari tantangan baru di luar Liga Inggris. Posisi Jesus di skuad Arsenal saat ini memang mulai terpinggirkan akibat persaingan ketat di lini depan tim asuhan Mikel Arteta.
"Saya sudah memberitahu Anda tentang pergantian agen pada Januari, dan Gabriel Jesus bergabung dengan grup Branchini. Branchini adalah agen Allegri dan Gabriel Jesus sudah ditawarkan ke Milan," papar Pedullà.
Pedulla juga menekankan bahwa penyerang timnas Brasil tersebut harus menjadi prioritas dalam rencana belanja pemain Milan untuk memperkuat barisan penyerang mereka musim depan. Jesus kini tercatat sebagai pilihan ketiga di Emirates Stadium setelah performa apik Viktor Gyokeres dan Kai Havertz.
"Jadi ini adalah sesuatu yang sudah kami ungkap sebagai kemungkinan konkret. Kita harus memasukkan Gabriel Jesus ke dalam daftar penyerang yang bisa dikaitkan dengan Milan," ungkapnya.
Statistik menunjukkan Jesus hanya mencetak 5 gol dan 2 assist sepanjang musim ini dari total 25 penampilan. Dari seluruh laga tersebut, ia tercatat 17 kali turun ke lapangan sebagai pemain pengganti setelah sempat berjuang pulih dari cedera pada paruh pertama musim.
"Kontraknya tidak terlalu lama lagi, dia juga bermain lebih sedikit, dan mereka telah merekrut Gyökeres, jadi situasinya telah berubah," lanjut Pedullà.
Situasi kontrak Jesus yang tersisa hingga 2027 memberikan posisi tawar tertentu bagi Arsenal dalam menentukan nilai transfer. Namun, faktor minimnya kesempatan bermain diprediksi akan menjadi pendorong utama bagi sang pemain untuk segera hengkang.
"Ini akan sangat bergantung pada penilaian Arsenal, tapi dia adalah penyerang yang tangguh, siap untuk pengalaman baru," kata Pedulla.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·