Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim panjat tebing disiplin speed Indonesia Galar Pandu Asmoro mengingatkan keenam atletnya yang lolos ke putaran final World Climbing Series Wujiang 2026, China, untuk tetap fokus memanjat tanpa melakukan kesalahan di tengah persaingan ketat.
Dia mengatakan, keenam atlet yang memastikan tempat di final, yakni Raharjati Nursamsa, Kiromal Katibin, Aditya Tri Syahria, dan Veddriq Leonardo, serta dua atlet putri Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah, harus lebih meningkatkan fokus saat berlomba.
"Tentu saja teman-teman atlet panas begitu ada rekor baru (oleh peserta lain), tetapi itu lebih menjadi target individual, jadi sebagai pelatih kami lebih ingin atlet-atlet memanjat dengan maksimal tanpa melakukan kesalahan," kata Galar setelah keenam atlet tersebut berhasil lolos dari babak kualifikasi, Minggu.
Menurut dia, kelolosan enam atlet ke babak final menjadi modal positif bagi tim Indonesia dalam menghadapi turnamen yang diselenggarakan oleh International Federation of Sport Climbing (IFSC) itu karena peluang meraih medali akan semakin dekat.
Galar menjelaskan, para atlet menunjukkan performa yang konsisten pada babak kualifikasi meskipun harus menghadapi tekanan setelah pemanjat tuan rumah, Zhao Yicheng, memecahkan rekor dunia nomor speed putra dengan catatan 4,58 detik.
Baca juga: Dua atlet speed putri lolos ke putaran final seri Wujiang 2026
Pada nomor putra, Raharjati mencatatkan waktu 4,84 detik, Kiromal 4,87 detik, Aditya 4,88 detik, dan Veddriq juga 4,88 detik, sehingga menempati peringkat delapan hingga ke-11.
Di sektor putri, Desak Made Rita menorehkan waktu 6,37 detik untuk menempati posisi kelima, sedangkan Rajiah Salsabillah lolos di peringkat ke-12 dengan catatan 6,84 detik.
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim sembilan atlet dalam nomor speed di Wujiang.
Antasyafi Robby Al Hilmi dari sektor putra, serta Kadek Adi Asih dan Berthdigna Devi Surya Kusuma, belum berhasil melanjutkan langkahnya, setelah menempati posisi di luar 16 besar.
Setelah babak kualifikasi, keenam atlet andalan tanah air itu kembali berlomba dalam putaran final, Minggu pukul 20.00 waktu setempat.
Ajang di Wujiang juga dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, di Jepang pada September.
Baca juga: Empat atlet speed putra lolos ke putaran final seri Wujiang 2026
Baca juga: Langkah Srondeng terhenti di semifinal World Climbing Series Wujiang
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·