Kebocoran gas metana dari bak penampungan tinja atau septic tank memicu insiden kebakaran sebanyak 11 kali selama dua hari di sebuah rumah warga yang berlokasi di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Kabupaten Sleman.
Penyebab rangkaian kebakaran tersebut berhasil diungkap oleh Tim Inafis Polresta Sleman bersama Tim Gegana Polda DIY berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Minggu (24/5/2026).
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa saluran pembuangan gas yang tidak memenuhi standar menjadi faktor utama gas tersebut mengalir ke dalam bangunan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Gegana Polda DIY, kebakaran dipicu adanya kebocoran gas metana dari septic tank yang saluran pembuangan gasnya tidak sesuai standar, sehingga gas masuk ke dalam rumah dan memicu kebakaran," kata Kapolsek Seyegan AKP Pujiono saat dimintai konfirmasi, dilansir detikJogja, Minggu (24/5/2026).
Peristiwa kebakaran yang melanda rumah tersebut dilaporkan terjadi berulang kali dalam kurun waktu dua hari berturut-turut.
"Di antaranya membakar bagian pintu kamar mandi dan handuk, kemudian kursi ruang tamu, sebagian kasur kamar, hingga kain di kamar mandi kembali terbakar," ujarnya.
Pemeriksaan lanjutan kemudian dilakukan oleh petugas kepolisian hingga pukul 12.00 WIB, di mana setelah waktu tersebut aliran gas metana dipastikan sudah tidak lagi bocor. Mengingat bak penampungan tersebut juga menampung limbah pemotongan ayam, pemilik rumah diimbau untuk segera mengganti jaringan pipa.
"Tim Gegana menyarankan agar septic tank segera dibongkar dan dilakukan penggantian pipa pembuangan sesuai standar keamanan, mengingat septic tank tersebut digunakan untuk limbah rumah tangga sekaligus limbah pemotongan ayam," jelas Pujiono.
Sebelum adanya pemeriksaan dari tim ahli kepolisian, insiden kebakaran pertama kali diketahui melanda kediaman warga itu sejak Sabtu (23/5) malam dan merusak sejumlah perabot rumah tangga.
"Itu dari Sabtu (23/5) malam jam 12 malam. Awalnya kain yang terbakar. Terus muncul lagi sampai merembet kusen pintu," kata pemilik rumah, Mutfiana, saat ditemui wartawan, Minggu (24/5/2026).
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·