George Hotz Sebut Agen AI untuk Coding Kesalahan Paling Merugikan

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Hacker pertama yang membobol iPhone, George Hotz, menyatakan bahwa adopsi massal agen kecerdasan buatan (AI) yang mampu melakukan coding secara mandiri berisiko memicu bencana besar pada Selasa (26/05/2026), dilansir dari Bloomberg Technoz.

"Saya menyebutnya sekarang, penerapan agen AI ke dalam pengembangan software akan menjadi salah satu kesalahan paling merugikan dalam sejarah bidang ini," tulis Hotz dalam blog pribadinya yang berjudul "The Eternal Sloptember".

Pernyataan bernada peringatan tersebut muncul lima hari setelah Andrej Karpathy, seorang peneliti AI terkemuka, memutuskan bergabung dengan tim prapelatihan Anthropic karena meyakini agen AI telah mengubah lanskap pengembangan perangkat lunak.

"Agen tidak bisa membuat program, dan perlu waktu lebih lama untuk menyadari bahwa mereka tidak bisa membuat program," kata Hotz.

Menurut pandangan Hotz, kemajuan teknologi ini cenderung menumpuk di awal dan kemudian memberikan tuas mesin slot kepada para penggunanya.

"Hasilnya rusak, namun semakin sulit dideteksi. Hal ini persis seperti yang Anda harapkan dari model statistik yang semakin akurat," jelas Hotz.

Kritik tajam ini memicu spekulasi mengenai penolakan dari kalangan programmer yang merasa identitas keahlian dan posisinya terancam oleh kehadiran alat otomatis tersebut.

"Saya lebih memikirkan tentang hal pelestarian harga diri," ujar Hotz menanggapi tudingan tersebut.

Hotz menegaskan bahwa fokus kekhawatirannya bukan pada isu penggantian tenaga kerja manusia, melainkan pada penurunan kualitas kode yang dihasilkan ketika semua pihak menggunakan alat ini secara serentak.

"Saya hampir berpikir ini semacam tipu muslihat untuk menjual agen. Rasa takut akan kerugian adalah satu-satunya cara untuk membuat perusahaan-perusahaan besar bergerak. Meskipun menurut saya dalam ketakutan itu mereka membuat kesalahan besar," ucap Hotz.