Gerai Minuman Kekinian di Mal Ini Sudah Pakai Nutri Level, Begini Penampakannya

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin ingin meningkatkan angka harapan hidup atau life expectancy Warga Negara Indonesia (WNI), dari yang sekarang rata-rata 72 tahun menjadi 76 tahun. Menurutnya, angka ini sudah mendekati life expectancy dari Amerika Serikat (AS).

"Amerika itu nggak terlalu jauh. Amerika itu 77-78 (tahun), China 78-79. Kalau yang bagus itu Singapura 84, Jepang 84, itu negara-negara maju," kata Menkes di Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).

"Nah, untuk bisa mencapai itu, artinya saya mesti mengurangi kematian usia muda. Nah, ranking kematian usia muda nomor satu stroke, nomor dua jantung, nomor tiga kanker, nomor empat ginjal," sambungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menkes menambahkan, lewat Nutri-Level diharapkan bisa menekan jumlah kematian di usia muda, terlebih untuk kasus seperti penyakit jantung, stroke, dan ginjal.

Setidaknya sudah dua ada brand minuman favorit Generasi Z yang menunjukkan komitmennya untuk mendukung kebijakan Nutri-Level ini, yakni Fore dan Xing Fu Tang, khususnya di gerai yang berada di Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan. Menu minuman mereka sudah diberikan label A-D, sesuai dengan aturan Nutri-Level itu sendiri.

"Kenapa jadi ini dikeluarin? Karena gula, garam, lemak, itu sangat berpengaruh by scientific proof untuk stroke, jantung, ginjal," tegasnya.

"Kalau kita bisa nurunin gula, garam, lemak konsumsinya kita ke level normal, itu Insyaallah teman-teman nggak ada yang usianya di bawah 76 tahun," sambungnya.

Menkes mencontohkan terkait penyakit gagal ginjal yang mengharuskan pasien menjalani cuci darah. Menurutnya, jika pasien sampai hemodialisis, maka kualitas atau kenyamanan hidupnya akan menurun.

"Bayangkan seminggu 2 hari atau 3 hari mesti ke rumah sakit. Di sana mesti berapa? 3 jam, 4 jam, 5 jam, nggak produktif sekali ya," katanya.

Selain itu, beban pembiayaan pasien cuci darah menggunakan BPJS Kesehatan 'membengkak' hingga 4 kali lipat, setidaknya dalam lima tahun ke belakang.

"Cuci darah itu 5 tahun yang lalu total BPJS klaimnya Rp3 triliun. Sekarang sudah Rp 12,9 triliun, naik empat kali lipat," tutupnya.

Simak Video "Video BPOM Ungkap Implementasi Label 'Nutri-Level' untuk Produk Pangan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpy/up)