Gereja Katedral Jakarta mengadakan empat sesi misa untuk memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis, 14 Mei 2026, guna mengakomodasi jemaat yang ingin beribadah di gereja utama tersebut. Pemerintah Indonesia sebelumnya telah menetapkan hari tersebut sebagai libur nasional melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.
Pihak Paroki Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga menginformasikan bahwa jemaat dapat langsung hadir untuk mengikuti ibadah tanpa harus melakukan proses registrasi terlebih dahulu. Penyelenggaraan misa ini dirancang untuk melayani antusiasme tinggi masyarakat Kristiani yang merayakan momentum sakral kenaikan Yesus ke surga tepat 40 hari setelah Paskah.
| Misa I | 08.30 | Disiarkan secara live |
| Misa II | 11.00 | Luring |
| Misa III | 16.30 | Disiarkan secara live |
| Misa IV | 19.00 | Luring |
Data dari Universitas Negeri Surabaya menyebutkan bahwa peringatan ini secara resmi diakui sebagai hari libur nasional sejak tahun 1953 melalui Keppres Nomor 24 Tahun 1953. Secara teologis, peristiwa ini dimaknai sebagai kemenangan atas dosa dan persiapan turunnya Roh Kudus pada hari Pentakosta.
Di wilayah lain, tepatnya di Surakarta, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Danukusuman memaknai peringatan ini melalui serangkaian program kemandirian umat dan pelestarian lingkungan. Ketua Majelis GKJ Danukusuman, Pendeta Uri Christian Sakti Labeti menyatakan bahwa persiapan kegiatan tersebut telah dilakukan sejak Februari lalu dengan fokus pada isu sosial dan ekologi.
"Kita ada pemeliharaan ekologi itu dengan misalnya kita penghijauan gereja, kemudian kita juga ada bank sampah. Karya sosial kami juga mengadakan seperti donor darah, kemudian juga berbagi berkatlah untuk masyarakat di sekitar," tutur Pendeta Uri Christian Sakti Labeti, Ketua Majelis GKJ Danukusuman.
Pihaknya menekankan bahwa momen naiknya Yesus ke surga merupakan fase bagi jemaat untuk bertumbuh secara mandiri dan memikul tanggung jawab yang telah didelegasikan. Upaya kolaboratif dengan berbagai elemen masyarakat terus didorong untuk menjaga keharmonisan kota dan kelestarian alam.
Penyuluh Agama Katolik Kota Surakarta, Fransisca Putri Andita memberikan perspektif tambahan mengenai kemandirian iman dalam kehidupan duniawi. Ia menegaskan bahwa janji keselamatan Allah memberikan kepastian bagi setiap umat manusia mengenai adanya kehidupan baru.
"Maka dengan Yesus naik ke surga, maka janji Allah untuk menyelamatkan umat manusia semuanya terpenuhi dan membuat kami memiliki iman bahwa setelah ini ada kehidupan baru," ujar Fransisca Putri Andita, Penyuluh Agama Katolik Kota Surakarta.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·