Mantan pelatih Chelsea Glenn Hoddle mendesak skuat London Barat untuk mengambil inisiatif serangan saat menghadapi Manchester City pada partai final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu, 16 Mei 2026. Laga ini menjadi peluang terakhir bagi The Blues untuk meraih trofi sekaligus mengamankan tiket kompetisi Liga Eropa musim depan.
Kondisi Chelsea saat ini sedang tidak stabil setelah kepergian pelatih Enzo Maresca ke Manchester City dan pemecatan Liam Rosenior yang hanya bertahan tiga bulan. Tim kini berada di bawah arahan asisten pelatih Callum McFarlane di tengah performa liga yang tertahan di papan tengah klasemen Premier League.
Hoddle menganalisis bahwa banyak tim cenderung bermain bertahan total ketika berhadapan dengan skuat asuhan Josep Guardiola. Menurutnya, strategi menumpuk pemain di area pertahanan justru memberikan keleluasaan bagi The Citizens untuk mendominasi jalannya pertandingan.
"Banyak tim yang ketika menghadapi City kemudian memilih untuk bertahan. Mereka menempatkan sampai sembilan pemain di belakang sehingga mereka semakin mengendalikan permainan," kata Glenn Hoddle, Mantan Pemain dan Pelatih Chelsea.
Guna memutus dominasi lawan, Hoddle mengusulkan agar lini tengah Chelsea tampil lebih berani dan mengejutkan sejak awal laga. Ia melihat potensi pada duet Moises Caicedo dan Enzo Fernandez yang didukung oleh kreativitas Cole Palmer di posisi penyerang lubang.
"Akan lebih baik apabila menekan dari lapangan tengah. Pilih pemain lapangan tengah yang punya karakter untuk keluar menyerang," ujar Glenn Hoddle.
Di sisi lain, Manchester City menatap laga ini dengan motivasi tinggi setelah kemenangan 3-0 atas Crystal Palace di liga. Hasil tersebut membuat City terus menempel Arsenal di puncak klasemen dengan selisih dua poin saat kompetisi menyisakan dua pertandingan lagi.
Manajer Manchester City Josep Guardiola menyadari bahwa perburuan gelar juara liga saat ini sangat bergantung pada hasil yang diraih oleh The Gunners. Meski fokus pada tiga laga sisa, ia tetap mewaspadai kejutan yang mungkin terjadi di kompetisi tertua Inggris tersebut.
"Dengan hanya dua pertandingan Liga Primer yang tersisa, semua kini bergantung kepada Arsenal. Jika melihat dua lawan mereka terakhir, sepertinya mereka akan juara. Namun, kita tidak pernah tahu," ucap Josep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola telah menyiapkan kekuatan penuh dengan mengistirahatkan Erling Haaland, Rayan Cherki, dan Antoine Semenyo pada laga sebelumnya demi menjaga kebugaran di Wembley. Ia menegaskan pentingnya konsentrasi penuh karena jadwal padat melawan Bournemouth dan Aston Villa telah menanti setelah final ini.
"Namun, dua lawan terakhir City juga tidak mudah. Kami masih harus menghadapi Bournemouth yang berulang kali mengejutkan lawan. Terakhir masih harus bertemu tim asuhan Unai Emery, Aston Villa yang juga tidak mudah dikalahkan," tutur Josep Guardiola.
Kekuatan pertahanan City saat ini bertumpu pada duet Marc Guehi dan Abdukodir Khusanov yang tampil solid sepanjang musim. Tantangan besar kini ada pada barisan pemain muda Chelsea untuk membuktikan keberanian mereka dalam menembus tembok pertahanan yang membuat pemain senior seperti Ruben Dias tersisih ke bangku cadangan.
40 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·