Google secara resmi memperluas fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan atau AI Search dengan mengintegrasikan pengalaman langsung dari para pengguna internet pada Kamis (7/5/2026). Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan AI Mode dan AI Overviews yang semakin agresif oleh raksasa teknologi tersebut.
Pembaruan sistem tersebut kini menghadirkan cuplikan perspektif yang berasal dari pengalaman nyata pengguna di dunia maya. Berdasarkan laporan Android Headlines yang dilansir dari Bloombergtechnoz, inovasi ini bertujuan mempermudah publik menemukan saran dan opini autentik tanpa perlu mengetik kata kunci tambahan.
Google menyatakan bahwa fitur ini memungkinkan pengguna mendapatkan informasi langsung dari komunitas online secara cepat. Perusahaan menekankan pentingnya akses terhadap testimoni individu yang memiliki pengalaman relevan terhadap suatu topik.
"Dapatkan saran dari orang-orang yang pernah berada di sana," tulis Google.
Dalam penerapannya, AI Search akan menyajikan kutipan dari berbagai forum, nama komunitas, hingga identitas kreator yang memulai diskusi tersebut. Contohnya, saat mencari teknik fotografi tertentu, AI akan menampilkan diskusi dari forum pakar lengkap dengan tautan menuju percakapan aslinya.
Selain fokus pada pengalaman personal, Google menambah jumlah tautan di dalam jawaban AI untuk pendalaman topik. Sistem kini merekomendasikan artikel lanjutan, studi kasus, hingga laporan berita yang berlangganan dengan pengguna secara langsung pada hasil pencarian.
Pihak korporasi menegaskan dalam blog resminya bahwa perubahan ini demi meningkatkan transparansi dan membantu identifikasi sumber terpercaya. Google juga menempatkan rekomendasi topik di bagian akhir jawaban guna mendorong eksplorasi informasi yang lebih luas.
"Katakanlah Anda sedang mencari informasi tentang wisata makanan di Jepang. Ringkasan pencarian AI akan memberi Anda informasi berbasis AI yang sama dengan yang mungkin diberikan sekarang."
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·