Google merombak tampilan kotak pencariannya untuk pertama kali dalam lebih dari 25 tahun guna mendukung pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI). Perubahan besar tersebut diumumkan dalam ajang Google I/O 2026 pada Selasa (20/5/2026) di markas Google, sebagaimana dilansir dari Tekno.
Kotak pencarian baru bernama Intelligent Search Box ini didesain lebih panjang untuk menerima pertanyaan kompleks, percakapan natural, hingga input multimodal berupa gambar, video, file, dan tab browser. Pembaruan ini mengintegrasikan model AI Gemini 3.5 Flash sehingga interaksinya semakin menyerupai chatbot.
Pembaruan ini diklaim merubah cara pengguna modern dalam mencari informasi di internet. Kotak pencarian ikonik tersebut kini bertransformasi untuk memberikan pengalaman baru bagi pengguna global secara bertahap mulai pekan ini.
"Ini adalah peningkatan terbesar pada search box ikonik kami sejak debutnya lebih dari 25 tahun lalu," kata VP Search Google, Elizabeth Reid.
Melalui perubahan ini, Google Search bergeser dari sekadar mesin pencari menjadi mesin jawaban berbasis AI yang menyajikan AI Overview, ringkasan otomatis, dan kartu interaktif. Porsi tampilan klasik 10 link biru mulai dikurangi, meski hasil pencarian tradisional berbasis tautan tetap dipertahankan pada bagian bawah.
Google juga menghadirkan fitur Search Live untuk percakapan dua arah langsung tanpa mengetik ulang konteks dari awal. Selain itu, terdapat fitur search agents berupa agen AI yang dapat memantau harga tiket pesawat, stok barang, ketersediaan apartemen, hingga jadwal tertentu secara otomatis.
"Google Search seperti yang dikenal selama ini telah berakhir," kata TechCrunch menilai bahwa pengalaman pencarian saat ini semakin menyerupai chatbot AI dan asisten digital.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·