Grenoble Kalahkan Juara Ligue 2 Troyes Lewat Gol Larut Moussa Djitte

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Grenoble Foot 38 (GF38) sukses menundukkan juara Ligue 2 musim ini, ESTAC Troyes, dengan skor tipis 1-0 dalam laga pemungkas di Stade des Alpes pada Sabtu, 9 Mei 2026. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh penyerang Moussa Djitte hanya empat menit sebelum waktu normal berakhir.

Kemenangan simbolis ini menjadi penutup manis bagi skuat asuhan Frederic Gueguen setelah memastikan diri bertahan di kasta kedua pada pekan sebelumnya. Sebaliknya bagi Troyes, hasil ini memupus ambisi mereka untuk menambah catatan poin sejarah klub meski status juara sudah diamankan sejak minggu lalu.

Pertandingan berjalan dengan intensitas rendah di babak pertama karena kedua tim tampak mengalami dekompresi usai mencapai target musim ini. Pelatih dari kedua kubu memanfaatkan laga tanpa beban ini untuk melakukan rotasi pemain secara besar-besaran sebelum memasuki masa libur musim panas.

Bek tengah Allan Tchaptchet mendapatkan menit bermain pertamanya untuk Grenoble dalam laga yang didominasi penguasaan bola yang lambat. Penampilan ini diprediksi menjadi laga terakhir Tchaptchet bersama klub Isere tersebut karena dirinya masuk dalam daftar pemain yang akan dilepas pada bursa transfer mendatang.

Peluang berbahaya baru tercipta pada babak kedua ketika kiper Grenoble, Diop, melakukan penyelamatan krusial atas upaya pemain Troyes, Maronnier, di menit ke-73. Aksi ini menjadi kontribusi terakhir yang gemilang dari sang penjaga gawang yang dikabarkan akan segera meninggalkan klub.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-86 melalui kerja sama pemain pengganti yang dimasukkan Gueguen untuk menambah kesegaran lini serang. Berawal dari penetrasi Maurin di sisi lapangan, Moussa Djitte berhasil mengontrol bola dengan baik sebelum melepaskan tembakan yang merobek jala gawang lawan.

Gol tersebut merupakan torehan perdana Djitte sepanjang musim ini yang sekaligus memastikan kemenangan prestisius atas sang juara liga. Troyes tidak mampu memberikan respons di sisa waktu pertandingan akibat kehabisan energi untuk mengejar ketertinggalan di menit-menit akhir.