Gubernur Papua: Manfaatkan hasil kebun-ikan lokal untuk kebutuhan MBG

Sedang Trending 49 menit yang lalu
Keterlibatan masyarakat dalam penyediaan bahan pangan menjadi langkah strategis agar Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat...

Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Matius D Fakhiri mengingatkan pentingnya pemanfaatan hasil kebun dan tangkapan ikan milik masyarakat lokal guna mendukung kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Supiori.

"Keterlibatan masyarakat dalam penyediaan bahan pangan menjadi langkah strategis agar Program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, khususnya bagi petani dan nelayan," katanya di Jayapura, Sabtu.

Saat meninjau pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Supiori, pihaknya mengapresiasi kualitas pembangunan SPPG di Supiori yang dinilai sangat baik dan menggunakan konstruksi permanen.

Baca juga: Pemkot Makassar gencarkan pertanian perkotaan guna pasok kebutuhan MBG

"Pada Jumat (22/5) kami melakukan kunjungan kerja ke SPPG Supiori guna melihat langsung pemanfaatan hasil pertanian dan perikanan lokal agar dapat menciptakan perputaran ekonomi di daerah," ujarnya.

Ia berharap Kabupaten Supiori dapat menjadi pilot project atau percontohan pembangunan dapur MBG di Papua, karena sebagian besar dapur MBG di daerah lain masih menggunakan konstruksi baja ringan.

Baca juga: BGN: Kebutuhan ahli gizi meningkat seiring perluasan Program MBG

“Dengan kesiapan infrastruktur yang terus dipacu, pemerintah berharap Program MBG di Supiori dapat berjalan optimal dan menjadi model pengembangan pelayanan gizi terpadu di daerah lain di Papua,” katanya.

Dia menambahkan saat ini Kabupaten Supiori terdapat 12 titik SPPG, dengan sembilan titik berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

"Dari jumlah tersebut, lima titik telah rampung 100 persen, sedangkan sisanya masih dalam tahap penyelesaian sekitar 60 hingga 70 persen dan ditargetkan seluruhnya selesai pada Juli 2026," ujar Gubernur Papua Mathius D Fakhiri.

Baca juga: BGN sebut distribusi motor MBG ke SPPG akan disesuaikan kebutuhan

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.