Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, menyerukan kerja sama internasional untuk menjaga stabilitas keamanan Arab Saudi menjelang pelaksanaan ibadah haji pada Rabu (15/4/2026). Seruan ini disampaikan demi menjamin kelancaran ibadah umat Islam di tanah suci.
Pernyataan tersebut dikemukakan Gus Kikin dalam agenda silaturahmi pimpinan MPR RI bersama para ulama di kediaman Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat. Dilansir dari Detikcom, pertemuan tersebut membahas pentingnya menjaga kesakralan momentum haji dari gangguan geopolitik.
"Momen haji adalah waktu yang sangat sakral, mulia, dan agung bagi umat Islam, yang pelaksanaannya berada di dua tanah suci di Saudi Arabia," ujar Gus Kikin, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.
Ia menegaskan bahwa segala bentuk gangguan keamanan di wilayah tersebut akan berdampak langsung pada jutaan jemaah yang akan menunaikan ibadah pada tahun 2026. Oleh karena itu, Gus Kikin menuntut komitmen semua negara untuk memastikan posisi Arab Saudi tetap kondusif.
Selain masalah haji, Gus Kikin turut memberikan perhatian pada situasi global, khususnya kegagalan negosiasi damai antara Iran dan Amerika Serikat di Pakistan baru-baru ini. Ia menilai kebuntuan tersebut memberikan dampak negatif bagi stabilitas kawasan Timur Tengah.
Ulama asal Jombang ini mendorong agar gencatan senjata sementara yang saat ini berlangsung antara pihak-pihak bertikai dapat ditingkatkan menjadi permanen. Menurutnya, penghentian perang secara total adalah solusi mutlak untuk mengakhiri penderitaan kemanusiaan.
Gus Kikin memaparkan bahwa konflik bersenjata di wilayah tersebut telah memicu berbagai krisis yang meluas ke ranah global. Hal ini mencakup gangguan pada sektor energi, melemahnya ekonomi, hingga degradasi peradaban manusia.
Dampak buruk perang dinilai tidak hanya dirasakan oleh negara-negara yang berkonflik, melainkan juga merugikan tatanan internasional secara umum. Hingga saat ini, tokoh agama Indonesia terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah guna memastikan keselamatan warga yang akan berangkat berhaji.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·