Hansi Flick Minta Lamine Yamal Pelajari Sinyal Tubuh Usai Cedera Otot

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Penyerang muda Barcelona Lamine Yamal dipastikan mengakhiri musim lebih awal akibat cedera hamstring setelah mengantarkan timnya menang 1-0 atas Celta Vigo dua hari lalu. Kabar mengenai kondisi kesehatan pemain berusia 19 tahun tersebut dilansir dari Detik Sport.

Kondisi fisik Yamal menjadi perhatian serius bagi manajemen Barcelona dan Federasi Sepakbola Spanyol mengingat turnamen Piala Dunia 2026 yang akan segera berlangsung. Musim ini, sang pemain mencatatkan jam terbang sangat tinggi dengan total 3.702 menit bermain dalam 44 pertandingan resmi.

Pelatih Barcelona Hansi Flick memberikan nasihat khusus kepada Yamal agar lebih waspada terhadap sinyal yang diberikan oleh tubuhnya demi menjaga umur panjang karier sepak bolanya. Flick menjelaskan kronologi saat Yamal tetap memaksakan bermain meski sempat dilanggar oleh lawan.

"Dia merasakan setelah dilanggar, tapi tidak begitu sakit, dia putuskan menendang penalti dan itu membuatnya makin sakit," ujar Flick di ESPN.

Pengalaman ini dinilai penting bagi Yamal yang sebelumnya belum pernah mengalami gangguan kesehatan pada bagian otot. Flick menekankan bahwa kejadian ini merupakan bagian dari proses pendewasaan seorang atlet profesional di level tertinggi.

"Dia merasakan cedera itu, tapi sebelumnya tidak pernah cedera otot tuh. Ini soal pembelajaran. Ini pengalaman buatnya dan itulah mengapa dia harus banyak belajar, merasakan sinyal dari tubuh," ujar Flick, Pelatih Barcelona.

Meski harus kehilangan pemain pilar di sisa laga musim ini, Flick menyatakan optimismenya terhadap proses pemulihan Yamal. Ia meyakini pemain tersebut tetap akan menjadi bagian penting dari skuat Spanyol di kompetisi internasional mendatang.

"Ini memang tidak mudah untuk kami. Yang saya bisa rasakan adalah dia sangat fokus. Dia memang absen sampai akhir musim, tapi dia pasti tampil di Piala Dunia. Dia bakal lebih kuat," ujar Flick, Pelatih Barcelona.