Harga Emas Dunia Melonjak Sentuh Level Tertinggi Dua Pekan

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Harga emas dunia mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Jumat (8/5/2026) pukul 08:34 WIB hingga menyentuh level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Dilansir dari Bloombergtechnoz, nilai logam mulia di pasar spot tercatat menguat 0,55 persen ke posisi US$ 4.712,5 per troy ons.

Lonjakan harga ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memicu kekhawatiran pelaku pasar. Kondisi tersebut memicu pembalikan arah setelah pada hari sebelumnya harga emas sempat terkoreksi tipis sebesar 0,11 persen ke level US$ 4.686,3 per troy ons.

Sentimen negatif pasar dipicu oleh laporan Bloomberg News mengenai serangan militer Amerika Serikat terhadap target di Iran. Aksi tersebut merupakan balasan atas penembakan tiga kapal Amerika Serikat oleh pihak Iran di wilayah Selat Hormuz.

Eskalasi konflik ini dinilai menggerus harapan perdamaian di kawasan tersebut sekaligus mempersulit upaya pengendalian harga energi global. Kendati situasi memanas, para pelaku pasar terpantau masih mempertahankan posisi optimis terhadap prospek harga emas ke depan.

Analis melihat adanya potensi penguatan lanjutan jika harga emas mampu bertahan di atas level psikologis tertentu. Ryan McKay dari TD Securities memberikan proyeksi mengenai arah pergerakan harga komoditas ini di masa mendatang.

"harga emas secara umum akan bertahan di atas US$ 4.700/troy ons dengan target selanjutnya di US$ 4.900/troy ons." kata Ryan McKay, Analis TD Securities.

Secara teknikal, pergerakan emas harian saat ini berada di zona bullish yang terlihat dari indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari di angka 53. Namun, indikator Stochastic RSI 14 hari telah mencapai angka 100 yang menunjukkan kondisi jenuh beli atau overbought.

Potensi koreksi tetap terbuka bagi harga emas dengan target dukungan terdekat pada level US$ 4.639 per troy ons. Sebaliknya, jika tren penguatan berlanjut, titik pivot berada di angka US$ 4.718 dengan target optimis atau resisten terjauh mencapai US$ 4.832 per troy ons.