Hari Otda, Pemkot Jaktim soroti sinergi pusat dan daerah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30.

"Otonomi daerah adalah instrumen dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah air," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian di Kantor Walikota Jakarta Timur, Senin.

Dalam upacara yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jakarta Timur, Munjirin menyebut, peringatan Hari Otda bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan otonomi daerah yang efektif dan berorientasi pada pelayanan publik

Pada peringatan tahun ini, Hari Otonomi Daerah mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita". Tema ini mencerminkan pentingnya kemandirian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola potensi lokal secara optimal.

Dia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada sinkronisasi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca juga: Wamendagri ajak pemda terus berinovasi dan menginspirasi

Dengan sinergi yang solid, berbagai program pembangunan diharapkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Mendagri Tito juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus fokus meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat. Layanan tersebut meliputi sektor pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih, hingga perlindungan sosial.

Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan mampu memperkuat stabilitas dan ketahanan wilayah dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

"Otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal, namun pelaksanaannya harus tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini berlangsung khidmat dan menjadi pengingat penting bagi seluruh ASN di Jakarta Timur untuk terus meningkatkan kinerja, pelayanan, serta kontribusi nyata bagi masyarakat melalui semangat otonomi daerah.

Adapun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih penghargaan sebagai penyelenggara Pemerintahan Daerah Terbaik Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni dengan skor 3,6762 dan masuk kategori kinerja tinggi.

“Ini hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta, sehingga kami dapat mempertahankan prestasi ini. Mudah-mudahan bisa terus dijaga pada tahun-tahun berikutnya,” kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, saat menerima penghargaan dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin.

Baca juga: Mendagri pesan ke Pemprov DKI untuk perkuat tata kelola pemerintahan

Baca juga: DKI raih penghargaan sebagai penyelenggara pemda terbaik 2025

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.