Pertandingan pekan ke-30 Super League antara PSBS Biak menghadapi Malut United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, harus ditunda pada Selasa (28/4/2026) malam akibat cuaca buruk. Hujan lebat yang mengguyur lokasi sejak sebelum sepak mula pukul 19.00 WIB menyebabkan genangan air di sejumlah titik lapangan.
Laga PSBS Biak melawan Malut United awalnya diputuskan untuk ditunda selama 30 menit berdasarkan keterangan resmi dalam tayangan langsung pertandingan. Volume hujan yang tinggi membuat kondisi permukaan lapangan Stadion Maguwoharjo tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan sesuai jadwal semula.
Bagi tim tamu, laga ini menjadi momentum penting untuk memutus tren negatif setelah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menyatakan bahwa skuat berjuluk Laskar Kie Raha tersebut telah mengalihkan fokus sepenuhnya untuk menghadapi tantangan dari tuan rumah.
"Kami sudah melupakan hasil pertandingan yang lalu. Mulai hari ini sampai besok, fokus penuh tim ada pada duel melawan PSBS," ucap Hendri Susilo, Pelatih Malut United.
Hendri menegaskan keseriusan timnya dalam menargetkan poin penuh guna memperbaiki posisi di klasemen sementara. Ambisi tersebut didasari oleh tekad pemain untuk bangkit dari rangkaian dua hasil imbang dan tiga kekalahan sebelumnya.
"Kami tidak main-main melawan PSBS Biak. Tim akan mengerahkan 200 persen kekuatan untuk meraih tiga poin besok malam," tutur Hendri Susilo menambahkan.
Kondisi kontras justru terlihat di kubu PSBS Biak yang kini mendekam di posisi juru kunci klasemen Super League dengan koleksi 18 poin. Tim asuhan Marian Mihail ini tercatat belum pernah memenangkan pertandingan dalam 12 laga beruntun dan terancam terdegradasi ke kasta kedua.
"Saya sudah katakan, kami yakin bahwa kami telah kehilangan peluang untuk tetap berada di divisi pertama," ujar Marian Mihail, Pelatih PSBS Biak.
Pelatih asal Rumania tersebut mengungkapkan sikap realistisnya terhadap masa depan klub asal Papua tersebut di kompetisi kasta tertinggi. Menurutnya, kegagalan menjaga momentum telah menutup peluang skuad Badai Pasifik untuk bertahan di divisi utama musim depan.
Hingga pekan ke-29, dilansir dari Bola, PSBS Biak tercatat hanya mampu mengamankan empat kemenangan, enam hasil imbang, dan telah menderita 19 kekalahan. Marian Mihail memprediksi beberapa tim lain seperti Semen Padang, Madura United, dan Persis Solo juga berisiko turun kasta menemani timnya.
Sebagai bagian dari evaluasi teknis, manajemen PSBS berencana memanfaatkan sisa pertandingan musim ini untuk mematangkan pemain yang minim menit bermain. Langkah ini diambil sebagai persiapan membentuk kerangka tim yang lebih solid guna menghadapi persaingan di divisi dua pada musim mendatang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·