I.League Ancam 12 Klub Championship dengan Sanksi Pengurangan Poin

Sedang Trending 1 jam yang lalu

I.League memberikan ancaman sanksi pengurangan poin bagi 12 klub sepak bola yang akan berkompetisi di kasta kedua musim depan karena kegagalan memenuhi standar lisensi. Pengumuman ini disampaikan di Jakarta pada Rabu (13/5/2026) terkait persiapan administrasi kompetisi mendatang.

Hukuman administratif tersebut menyasar 11 klub dari divisi Championship dan satu klub dari Super League, yakni PSBS Biak, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Khusus PSBS Biak, klub tersebut terdegradasi ke Championship dengan status tidak lolos lisensi untuk kasta tertinggi musim 2025/26.

Operator kompetisi menyatakan bahwa tindakan tegas ini merupakan konsekuensi langsung dari ketidakmampuan klub dalam memenuhi kriteria wajib yang telah ditetapkan. Mayoritas klub yang terkena dampak masih memiliki kendala pada aspek kriteria A.

"Ada sekitar 11 klub (Championship) ya, 11 klub yang tidak kami granted-kan karena masih ada aspek kriteria A yang tidak terpenuhi," kata Direktur Operasional I.League Asep Saputra.

Pihak I.League belum mempublikasikan nama-nama klub yang dijatuhi sanksi secara resmi kepada publik. Namun, perubahan posisi di papan klasemen pada awal musim depan akan menjadi bukti penerapan hukuman tersebut.

"Sesuai dengan regulasi, klub-klub yang gagal memenuhi A, kami sampaikan ada konsekuensi sanksi. Kami tidak umumkan sekarang (daftar klub), tapi mungkin teman-teman media pada waktunya akan melihat ketika kami merilis musim baru di klasemen bisa ada tim yang memulai dengan minus poin," ujarnya menambahkan.

Berbeda dengan klub yang bermasalah, terdapat delapan tim Championship yang dinyatakan memenuhi standar lisensi, yakni PSS Sleman, Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Deltras FC, Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, PSPS Pekanbaru, dan PSMS Medan. Bahkan, kedelapan klub ini langsung mengambil standar lisensi Super League.

Pihak I.League tetap membuka ruang bagi klub-klub yang keberatan dengan keputusan ini untuk melakukan pembelaan secara administratif. Masa sanggah diberikan dalam waktu terbatas sebelum data final dikunci oleh operator.

"Klub diberikan masa untuk banding atas keputusan ini sampai 22 Mei. Ya, jadi nanti akan ada banding, nanti bisa jadi ada update susulan klub-klub yang tadi tidak diterima. Ada 11 klub yang di Championship," tutur Asep.

Hingga saat ini, manajemen I.League mencatat belum ada pengajuan banding resmi dari klub-klub terkait. Jika tidak ada perubahan hingga batas waktu berakhir, maka daftar klub yang terkena pengurangan poin tetap sesuai dengan data awal.

"Sampai tanggal 22 Mei banding terakhir, berarti datanya akan ada pada 22 Mei. Kalau ada yang banding, kalau tidak ada yang banding, tetap sama. So far belum ada. Jikalau ada yang banding, data final 22 Mei," ucapnya.