Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak sebesar 175,76 poin atau 2,34 persen ke posisi 7.675,95 pada penutupan perdagangan Selasa (14/4/2026). Tren positif ini menandai penguatan indeks selama lima hari berturut-turut di Bursa Efek Indonesia.
Dilansir dari Kontan, pergerakan indeks dalam sepekan terakhir telah mengakumulasi kenaikan sebesar 10,11 persen. Meski demikian, performa IHSG secara kumulatif sejak awal tahun masih mencatatkan penurunan sebesar 11,23 persen.
Data perdagangan dari Kumparan menunjukkan sebanyak 513 saham mengalami kenaikan harga, sementara 131 saham melemah dan 173 saham lainnya stagnan. Total volume perdagangan mencapai 28,669 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,600 triliun dari 1,84 juta kali frekuensi transaksi.
Indeks LQ45 juga terpantau menguat 17,428 poin atau 2,34 persen menuju level 763,783. Beberapa emiten yang menjadi pemimpin kenaikan harga saham di antaranya Danasupra Erapacific (DWFI) yang melesat 34 persen dan PP Presisi (PPRE) yang naik 26,73 persen.
Selain itu, saham Bekasi Asri Pemula (BAPA) naik 21,05 persen ke level 138, disusul Citatah (CTTH) yang menguat 13,41 persen, serta Salim Ivomas Pratama (SIMP) yang naik 12,74 persen ke posisi 885. Di sisi lain, nilai tukar rupiah menurut data Bloomberg melemah 22 poin ke level Rp 17.127 per dolar AS.
Penguatan IHSG sejalan dengan tren mayoritas bursa saham di Asia pada hari yang sama. Indeks Nikkei 225 Jepang memimpin penguatan sebesar 2,30 persen, diikuti Straits Times Singapura yang naik 0,57 persen, SSE Composite China 0,55 persen, dan Hang Seng Hong Kong 0,43 persen.
| Nikkei 225 | Jepang | 2,30% | 57.802,30 |
| Straits Times | Singapura | 0,57% | 5.012,60 |
| SSE Composite | China | 0,55% | 4.010,44 |
| Hang Seng | Hong Kong | 0,43% | 25.770,40 |
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·