Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri paruh pertama perdagangan dengan kenaikan 0,93 persen ke level 6.219 pada Senin (25/5/2026). Pergerakan pasar modal sempat berjalan fluktuatif pada awal sesi sebelum akhirnya berbalik menguat.
Laju indeks saham di bursa domestik, seperti dikutip dari Money, disokong oleh reli saham-saham perbankan berkapitalisasi besar atau big banks. Sektor tersebut menjadi motor utama pendorong penguatan indeks hingga siang hari.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 4,6 persen. Penguatan ini diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 3,8 persen dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar 3,4 persen.
Selain perbankan, mayoritas indeks sektoral juga terpantau merosot ke zona hijau. Hingga jeda siang, sektor IDX transportation dan IDX cyclicals memimpin penguatan di antara sembilan dari 11 sektor yang mengalami kenaikan.
Pada awal perdagangan, IHSG sebenarnya sempat bergerak fluktuatif dan merosot ke zona merah. Namun, indeks berhasil bangkit dan melanjutkan reli hingga menyentuh level tertinggi di posisi 6.239,594, sementara area terendah berada di level 6.124,578 setelah dibuka pada posisi 6.187,655.
Kenaikan indeks ditopang oleh mayoritas saham yang bergerak positif. Hingga siang ini, tercatat sebanyak 511 saham menguat, 204 saham melemah, dan 99 saham bergerak stagnan.
Aktivitas transaksi di bursa saham juga berjalan cukup ramai. Volume transaksi mencapai 16,998 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.267.010 kali transaksi, serta nilai turnover menyentuh Rp 9,268 triliun.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·