Indeks Keyakinan Konsumen April Naik ke Level 123

Sedang Trending 59 menit yang lalu

SURVEI Bank Indonesia (BI) melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada April 2026 berada di level 123,9. Posisi tersebut sedikit meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 122,9.

“Survei Konsumen Bank Indonesia pada April 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga.” ucap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam siaran pers pada Senin, 11 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Denny mengatakan terjaganya keyakinan konsumen pada April 2026 terutama ditopang oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang tercatat sebesar 116,5. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 115,4.

Meningkatnya IKE ditopang oleh kenaikan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) yang tercatat masing-masing sebesar 108,8 dan 112,6, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 107,8 dan 109,2. Sedangkan Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) tercatat sebesar 128,1, lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 129,2

Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat menurun menjadi 129,6 dari posisi bulan sebelumya yang berada di level 130,4. Semua komponen dalam IEK tercatat menurun pada April. Indeks Ekspektasi Penghasilan turun menjadi 136,9 dari 137,7 pada bulan sebelumnya. Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja menurun menjadi 127,7 dari 128,0 pada bulan sebelumnya. Sedangkan Indeks Ekspektasi Kegiata Usaha turun menjadi 124,1 dari 125,5 pada bulan sebelumnya.

Ekspektasi konsumen terhadap perkembangan kegiatan usaha bervariasi di seluruh kelpompok pengeluaran, dengan indeks tertinggi sebesar 129,2 pada kelompok pengeluaran Rp 4,1-5 juta. Pada kelompok pengeluaran Rp 1-2 juta, ekspektasi kegiatan usaha turun ke level 112,3 dari 114,6 pada bulan sebelumnya. Pada kelompok Rp 2,1-3 juta, ekspektasi meningkat ke level 119,0 dari 113,9. Sedangkan pada kelompok Rp 4,2-5 juta ekspektasinya menurun dari 125,4 menjadi 118,4.