Indonesia Resmi Menjadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Federasi Sepak Takraw Internasional (ISTAF) resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepak Takraw 2027 mendatang. Kepastian ini diperoleh setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) di Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026.

Dilansir dari Detik Sport, kompetisi tingkat global tersebut rencananya bakal digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Turnamen berskala besar ini diproyeksikan menarik partisipasi dari puluhan negara di berbagai belahan dunia.

Langkah awal melalui kesepakatan tertulis ini memberikan mandat penuh kepada PB PSTI untuk menyiapkan segala kebutuhan operasional. Ajang bergengsi sepak takraw internasional tersebut dijadwalkan bergulir pada Mei 2027.

"Kita telah mencapai kesepakatan dengan tuan rumah dan mendapat restu daripada Pak Okto dan juga Pak Marciano untuk Indonesia menjadi host Kejuaraan Sepak Takraw Dunia yang akan diadakan di Makassar," ujar Presiden ISTAF Abdul Halim Kader.

Pihak federasi memprediksi ada 25 hingga 30 negara yang akan ikut bertanding dalam kompetisi ini. Abdul Halim mengakui tahapan pengerjaan saat ini masih sangat awal, dengan prioritas utama pada ketersediaan tempat pertandingan serta sokongan dana finansial.

"Persiapannya baru sekitar lima persen. Kita masih perlu mendapatkan tempat dan budget yang memadai. Dukungan pemerintah pusat menjadi hal yang sangat penting," kata Abdul Halim Kader.

Pengurus pusat internasional dijadwalkan segera bertolak ke Makassar guna melakukan inspeksi langsung terhadap infrastruktur olahraga yang tersedia. Kejuaraan dunia ini memerlukan komitmen finansial yang cukup besar dari seluruh pihak yang terlibat.

Estimasi total anggaran yang dibutuhkan guna menyokong kelancaran turnamen ini menyentuh angka 750 ribu dolar AS atau setara dengan Rp13 miliar.

"Ini bukan keuangan yang kecil bagi kami. Namun kami yakin Kejuaraan Sepak Takraw Dunia di Makassar nanti dapat berjalan dengan baik," ujar Abdul Halim Kader.

Penandatanganan nota kesepahaman juga diposisikan sebagai fondasi utama bagi pembentukan komite pelaksana dalam negeri. PB PSTI telah menjalin komunikasi intensif dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan KONI demi mengamankan restu pelaksanaan.

"Kami berharap dukungan penuh dari semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun masyarakat Indonesia agar pelaksanaan World Cup Championship ini bisa berjalan dengan lancar dan tertib," kata Ketua Umum PB PSTI Surianto.

Gedung Olahraga (GOR) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dibidik menjadi salah satu arena utama pertandingan. Koordinasi lanjutan dengan pihak universitas segera dijalankan demi penggunaan fasilitas olahraga kampus tersebut.

Surianto menyebut raihan prestasi tim nasional sepak takraw Indonesia di ajang kejuaraan dunia sebelumnya di Malaysia menjadi alasan krusial di balik penunjukan ini. Performa tersebut mendongkrak reputasi Indonesia di mata internasional.

"Indonesia berhasil memperoleh medali pada World Cup yang lalu sehingga diperhitungkan oleh ISTAF. Karena itu Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan World Cup Championship 2027," ujar Surianto.

Selaku pihak penyelenggara lokal, Indonesia bertanggung jawab menanggung seluruh biaya akomodasi serta fasilitas bagi delegasi asing. Makassar dipilih karena menyimpan sejarah panjang terkait akar permainan tradisional sepak raga masyarakat Melayu.

"Awalnya sepak takraw ini berkembang secara tradisional di Makassar. Sekarang kita kembalikan ke Makassar dalam bentuk yang lebih modern melalui kejuaraan dunia," ujar Surianto.

Agenda olahraga ini ditargetkan mampu memicu kembali animo masyarakat lokal terhadap cabang olahraga takraw. Selain itu, kegiatan ini diproyeksikan sebagai wadah pengenalan warisan budaya khas Sulawesi Selatan di kancah internasional.