Tim Uber Indonesia gagal mempertahankan keunggulan atas Taiwan setelah pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menelan kekalahan. Hasil ini membuat kedudukan sementara menjadi imbang 1-1 pada laga pamungkas Grup C Piala Uber 2026.
Dilansir dari Medcom, Amallia/Fadia menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 21-23 dan 13-21 saat menghadapi Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu. Pertandingan yang berlangsung di Lapangan 1 Forum Horsens, Denmark, tersebut tuntas dalam waktu 45 menit.
Pasangan Indonesia sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit, terutama pada gim pertama. Namun, sejumlah kesalahan sendiri di poin-poin krusial justru memberikan keuntungan bagi pasangan Taiwan untuk mengamankan kemenangan.
"Kami mohon maaf tidak bisa menyumbang poin hari ini. Sudah mencoba tapi kita sama-sama sudah tahu permainan masing-masing. Sayang, di akhir gim pertama memang lawan lebih yakin sementara kami terlalu buru-buru," kata Fadia seusai laga ketika diwawancarai Tim Media & Humas PBSI.
Fadia menilai lawan yang dihadapi memiliki kekompakan yang baik sebagai pasangan tetap. Kondisi tersebut membuat lawan lebih jeli dalam mengeksploitasi kelemahan di kubu Indonesia.
"Mereka sudah lama bermain bersama dan tadi mereka bisa lebih tahu untuk memanfaatkan celah yang ada. Kami harus bisa lebih cerdik lagi," tambahnya.
Amallia Cahaya Pratiwi turut memberikan penjelasan terkait performa mereka pada gim kedua. Menurutnya, kepercayaan diri lawan meningkat seiring dengan banyaknya eror yang mereka lakukan sendiri.
"Di gim kedua, kami banyak melakukan kesalahan sendiri yang membuat mereka lebih percaya diri," sambung Amallia.
Harapan di Partai Penentu
Sebelum kekalahan di nomor ganda putri, Indonesia sebenarnya sempat memimpin terlebih dahulu lewat aksi Putri Kusuma Wardani. Tunggal putri andalan Merah Putih tersebut sukses mengalahkan Chiu Pin-Chian di partai pembuka.
Kini, perjuangan tim Uber Indonesia untuk merestorasi keunggulan berlanjut ke partai ketiga. Pertandingan tersebut akan menyajikan duel di nomor tunggal putri antara Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi melawan Lin Hsiang Ti.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·