Gelandang Declan Rice mencetak gol cepat yang membawa Tim Nasional Inggris unggul atas Kosta Rika dalam laga uji coba internasional di Stadion Inter&Co, Orlando, Florida, Amerika Serikat, pada Rabu, 10 Juni 2026 waktu setempat.
Pertandingan pamungkas menjelang Piala Dunia 2026 ini sempat tertunda dari jadwal semula akibat badai tropis besar yang melanda wilayah Orlando hingga menyebabkan permukaan lapangan tergenang air.
Gol pembuka keunggulan skuad Tiga Singa tercipta pada menit kesembilan setelah Declan Rice menyambar umpan tarik Anthony Gordon dengan tendangan kaki kiri ke tiang jauh.
Sebelum gol terjadi, Jude Bellingham juga sempat mengancam gawang Kosta Rika pada menit kelima lewat tembakan dari luar kotak penalti yang membentur bek lawan.
Pertandingan ini awalnya dijadwalkan mulai pukul 16.00 waktu setempat, namun panitia mengundurnya menjadi pukul 17.00 waktu setempat demi keselamatan karena adanya sambaran petir di sekitar stadion.
Pihak penyelenggara sempat meminta para pendukung mencari tempat berlindung, sebelum akhirnya staf stadion berhasil mengeringkan lapangan sehingga pertandingan dapat dimulai satu jam lebih lambat.
Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel memberikan penjelasan mengenai keputusannya tidak memasukkan nama Bukayo Saka dalam daftar susunan pemain awal karena faktor kebugaran.
"We still have to take care a little bit of Bukayo, who had an injury during the March camp and carried it into his club season. He was available and made himself available at the end of the season, and he did that brilliantly, but he was managed between matches. That continues a little bit at the moment, so we're building him up." ujar Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris.
Selain masalah kesiapan fisik Saka, Tuchel juga menepis anggapan publik yang menyebutkan bahwa anak asuhnya merupakan kandidat paling kuat untuk menjuarai Piala Dunia kali ini.
"How many favorites are there? No, we're not the top favorites. We can't be because we haven't won it for so many years." kata Thomas Tuchel, Manajer Timnas Inggris.
Di sisi lain, cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan sambaran petir bukan satu-satunya kendala, karena suhu udara di lokasi yang melebihi 30 derajat Celsius memaksa adanya jeda minum wajib di setiap babak.
Kapten Inggris Harry Kane sebelumnya menyatakan bahwa faktor cuaca panas tidak akan menjadi masalah besar bagi para pemain profesional yang sudah terbiasa berlatih dalam kondisi tersebut.
"Istirahat minum itu membantu. Banyak orang membicarakan soal panas, tapi saya tidak berpikir itu akan menjadi faktor sebesar yang dikatakan beberapa orang. Saya pribadi dan beberapa rekan yang sudah berlatih dalam kondisi ini merasa baik-baik saja hari ini. Kami semua adalah atlet, kami semua profesional, dan pernah bermain dalam kondisi cuaca panas sebelumnya." kata Harry Kane, Kapten Inggris.
Sebelum laga ini, Inggris dinilai tampil kurang meyakinkan setelah hanya menang tipis 1-0 atas Selandia Baru lewat gol tunggal Harry Kane, imbang 1-1 kontra Uruguay, dan takluk 0-1 dari Jepang.
Thomas Tuchel sendiri sempat mengaku tidak puas dengan performa anak asuhnya pada babak pertama ketika menghadapi Selandia Baru karena koordinasi permainan yang dinilai hilang.
"Saya rasa kami lebih bersemangat di babak kedua, lebih agresif dalam menguasai bola maupun tidak, menciptakan lebih banyak peluang. Di babak pertama kami keluar dari posisi dan terlalu banyak bermain bebas," papar Tuchel dikutip Sky Sports.
Berdasarkan catatan pertemuan, duel ini merupakan bentrokan ketiga antara kedua negara setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol di Piala Dunia 2014 dan Inggris menang 2-0 pada uji coba 2018.
Inggris dijadwalkan memulai laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia pada 17 Juni, diikuti menghadapi Ghana pada 23 Juni, serta Panama pada 27 Juni.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·