Ini Kesempatan Besar! Kemensos Siap Rekrut 8.000 SDM untuk Sekolah Rakyat 2026

Sedang Trending 39 menit yang lalu

PROKALTENG.CO-Kementerian Sosial memastikan kebutuhan tenaga pengajar untuk program Sekolah Rakyat akan dipenuhi melalui rekrutmen besar pada 2026. Pemerintah menargetkan perekrutan lebih dari 3.000 guru dan sekitar 5.000 tenaga kependidikan guna mendukung operasional sekolah yang terus bertambah di berbagai daerah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penambahan tenaga pendidik dilakukan seiring pengembangan jaringan Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Saat ini, pemerintah masih melakukan perhitungan kebutuhan tenaga pengajar dan tenaga pendukung sesuai perkembangan pembangunan fasilitas pendidikan yang sedang dipersiapkan.

“Insya Allah tahun ini akan direkrut lebih dari 3.000 guru dan sekitar 5.000 tenaga kependidikan,” ujar Saifullah Yusuf.

Selain fokus pada pemenuhan SDM pendidikan, pemerintah juga menargetkan peningkatan jumlah peserta didik di Sekolah Rakyat. Pada 2026, jumlah siswa yang diterima diproyeksikan mencapai lebih dari 32 ribu anak, terutama berasal dari keluarga prasejahtera yang terdata dalam sistem sosial nasional.

Target tersebut diperkirakan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah bahkan menyiapkan perluasan program dengan sasaran penerimaan puluhan ribu siswa tambahan seiring bertambahnya jumlah sekolah yang dibangun.

Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai layanan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tidak hanya menyediakan pembelajaran formal, sekolah ini juga terhubung dengan layanan pendukung lain seperti bantuan gizi, pemeriksaan kesehatan, serta berbagai program kesejahteraan sosial.

Electronic money exchangers listing

Untuk menopang pelaksanaan program, pemerintah menargetkan pembangunan 101 Sekolah Rakyat permanen selama 2026. Jumlah itu menjadi bagian dari rencana jangka menengah pemerintah yang menargetkan 500 sekolah berdiri hingga 2029. (jpg)

PROKALTENG.CO-Kementerian Sosial memastikan kebutuhan tenaga pengajar untuk program Sekolah Rakyat akan dipenuhi melalui rekrutmen besar pada 2026. Pemerintah menargetkan perekrutan lebih dari 3.000 guru dan sekitar 5.000 tenaga kependidikan guna mendukung operasional sekolah yang terus bertambah di berbagai daerah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penambahan tenaga pendidik dilakukan seiring pengembangan jaringan Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Saat ini, pemerintah masih melakukan perhitungan kebutuhan tenaga pengajar dan tenaga pendukung sesuai perkembangan pembangunan fasilitas pendidikan yang sedang dipersiapkan.

Electronic money exchangers listing

“Insya Allah tahun ini akan direkrut lebih dari 3.000 guru dan sekitar 5.000 tenaga kependidikan,” ujar Saifullah Yusuf.

Selain fokus pada pemenuhan SDM pendidikan, pemerintah juga menargetkan peningkatan jumlah peserta didik di Sekolah Rakyat. Pada 2026, jumlah siswa yang diterima diproyeksikan mencapai lebih dari 32 ribu anak, terutama berasal dari keluarga prasejahtera yang terdata dalam sistem sosial nasional.

Target tersebut diperkirakan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah bahkan menyiapkan perluasan program dengan sasaran penerimaan puluhan ribu siswa tambahan seiring bertambahnya jumlah sekolah yang dibangun.

Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai layanan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tidak hanya menyediakan pembelajaran formal, sekolah ini juga terhubung dengan layanan pendukung lain seperti bantuan gizi, pemeriksaan kesehatan, serta berbagai program kesejahteraan sosial.

Untuk menopang pelaksanaan program, pemerintah menargetkan pembangunan 101 Sekolah Rakyat permanen selama 2026. Jumlah itu menjadi bagian dari rencana jangka menengah pemerintah yang menargetkan 500 sekolah berdiri hingga 2029. (jpg)