Instalasi pengolahan air portabel Semanan jangkau 295 pelanggan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan instalasi pengolahan air (IPA) portabel di Semanan, Jakarta Barat, Rabu, yang menjangkau 295 pelanggan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mengurangi ketergantungan pada air tanah.

"Instalasi ini melayani RT 03, RT 10, RW 08 dengan total 295 pelanggan, yang terdiri dari 202 pelanggan eksisting dan 93 pelanggan baru," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, ketersediaan air bersih dan berkualitas merupakan kebutuhan dasar yang harus dijamin. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat memperoleh akses air yang aman, mudah, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui peresmian IPA portabel berkapasitas empat liter per detik yang memanfaatkan sumber air baku dari Anak Kali Semanan dan Waduk Aseni.

Rano pun berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan air perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada air tanah demi menjaga keseimbangan lingkungan kota.

Baca juga: Air siap minum bakal disediakan di sepanjang Sudirman-Thamrin

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menuturkan IPA Semanan memiliki kapasitas 2-4 liter per detik yang dapat melayani 400 rumah di wilayah yang belum terjangkau jaringan utama.

"Di Semanan juga kami akan bangun reservoir besar bersama Kementerian PU (Pekerjaan Umum). Nantinya, akan ada 24 juta liter tampungan, tetapi saat ini baru dibangun satu tampungan sebesar 8 juta liter yang akan selesai di bulan Mei 2027," tutur Arief.

Saat IPA portabel itu tidak lagi dimanfaatkan, kata dia, maka dapat dipindahkan ke lokasi lain.

"Makanya, dibilang portabel, dan kami pindahkan ke lokasi yang memang nantinya punya sungai atau punya waduk, yang kemudian tidak dimanfaatkan, itu bisa kita manfaatkan. Ini salah satu penguatan bahwasanya Barat Jakarta juga menjadi salah satu kritikal," ungkap Arief.

Baca juga: PAM Jaya dan komunitas warga sosialisasikan agar tak gunakan air tanah

Baca juga: Jaga ketersediaan air, PAM Jaya bagikan toren gratis bagi warga Koja

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.