Inter Miami tertahan imbang dengan skor 1-1 saat menjamu Revolution dalam laga lanjutan MLS di Nu Stadium, Miami, pada Minggu (26/4) waktu setempat. Hasil ini memperpanjang catatan belum pernah menang The Herons di markas baru mereka musim ini.
Klub milik David Beckham tersebut sempat tertinggal lebih dulu melalui gol pemain Revolution, Charles Gil. Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui penyelesaian akhir German Berterame yang mengubah skor menjadi 1-1, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Skor imbang ini menandai kegagalan ketiga Inter Miami meraih poin penuh di stadion berkapasitas 26.700 kursi tersebut. Sebelumnya, mereka juga mencatatkan hasil seri 2-2 saat menghadapi Austin FC dan New York Red Bull di stadion yang baru diresmikan awal bulan ini.
Pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, memberikan pembelaan terhadap performa anak asuhnya mengingat jadwal kompetisi yang sangat padat. Ia mencatat bahwa skuatnya harus menjalani tiga pertandingan berbeda dalam kurun waktu satu pekan terakhir.
"Saya ingin sekali lagi menyoroti upaya tim ini sepanjang pekan. Apa yang telah mereka berikan, dan bagaimana penampilan mereka saat menghadapi dua tim tangguh, termasuk satu di ketinggian," kata Hoyos dalam konferensi pers.
Arsitek tim asal Argentina tersebut merasa para pemain layak mendapatkan apresiasi atas dedikasi mereka di lapangan. Meskipun gagal menang, Hoyos tetap bangga dengan daya juang tim selama periode yang melelahkan tersebut.
"Saya sungguh ingin mengucapkan selamat kepada mereka setelah tujuh hari bertanding yang cukup berat," kata Hoyos.
Tambahan satu poin menempatkan Inter Miami di posisi kedua klasemen Wilayah Timur MLS dengan perolehan 19 poin dari 10 pertandingan. Mereka kini terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen Nashville SC, sementara di klasemen keseluruhan MLS, Miami tertahan di peringkat keenam.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·