Inter Milan berhasil mengamankan gelar juara Coppa Italia musim 2025/2026 setelah menumbangkan Lazio di partai puncak. Dalam laga yang digelar di Stadion Olimpico pada Kamis, 14 Mei 2026 tersebut, Nerazzurri menang dengan skor meyakinkan 2-0.
Dilansir dari Detik Sport, skuad asuhan Simone Inzaghi ini tampil dominan sejak menit awal dan berhasil mengunci kemenangan melalui dua gol yang tercipta pada babak pertama. Keunggulan ini membuat Inter sukses menyandingkan gelar Liga Italia dengan trofi Coppa Italia musim ini.
Tekanan yang dibangun Inter Milan langsung membuahkan hasil ketika laga baru berjalan 14 menit. Berawal dari sepak pojok Federico Dimarco, bola yang salah diantisipasi oleh bek Lazio, Adam Marusic, justru bersarang di gawang timnya sendiri.
Keunggulan Inter bertambah pada menit ke-35 setelah memanfaatkan kesalahan fatal Nuno Tavares di area pertahanan. Denzel Dumfries berhasil merebut bola dan melakukan tusukan dari sisi kanan sebelum melepaskan umpan matang kepada Lautaro Martinez.
Martinez yang berada di posisi tepat langsung menyontek bola untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0. Inter bahkan hampir mencetak gol ketiga melalui sepakan keras Piotr Zielinski pada menit ke-39, namun kiper Edoardo Motta berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Upaya Perlawanan Elang Ibukota
Memasuki babak kedua, Lazio yang berjuluk Elang Ibukota mencoba tampil lebih agresif guna mengejar ketertinggalan. Peluang sempat didapatkan oleh Tijjani Noslin pada menit ke-58, tetapi tembakannya masih meleset tipis dari sasaran.
Ancaman kembali datang pada menit ke-75 melalui aksi Boulaye Dia yang lepas dari pengawalan. Namun, kiper Josef Martinez bereaksi cepat dengan menutup ruang tembak sehingga gol bagi Lazio gagal tercipta.
Inter Milan cenderung bermain lebih menunggu dan mengandalkan serangan balik untuk meredam tekanan tuan rumah. Melalui strategi ini, Zielinski hampir menambah keunggulan di menit ke-81 saat menyambar bola liar, meski arah bola masih melebar.
Ketegangan di Menit Akhir
Atmosfer pertandingan sempat memanas menyusul tekel berbahaya yang dilakukan Pedro terhadap Federico Dimarco. Insiden ini memicu keributan antar pemain di lapangan, namun wasit berhasil menenangkan situasi sehingga laga dapat dilanjutkan.
Lazio kembali mendapatkan peluang emas di penghujung waktu melalui sundulan Boulaye Dia yang memanfaatkan umpan silang. Sayangnya, bola hasil sundulan tersebut masih terlalu lemah dan dengan mudah diamankan oleh Josef Martinez hingga peluit panjang dibunyikan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·