Gelar juara Serie A musim 2025/2026 resmi menjadi milik Inter Milan setelah mereka mengalahkan Parma dengan skor 2-0 di Giuseppe Meazza. Kemenangan ini membuat posisi Si Ular di puncak klasemen tidak mungkin lagi terkejar oleh pesaing terdekat mereka.
Seperti dilansir dari Detik Sport, pertandingan yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB ini menjadi saksi keberhasilan La Beneamata mengamankan Scudetto. Marcus Thuram membuka keunggulan tuan rumah pada penghujung babak pertama.
Memasuki babak kedua, Henrikh Mkhitaryan memastikan kemenangan Inter lewat golnya di menit ke-82. Tambahan tiga poin ini membuat Inter Milan kini mengoleksi 82 poin di puncak klasemen sementara.
Selisih poin Inter dengan Napoli yang berada di urutan kedua kini mencapai 12 angka. Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, raihan poin Napoli maksimal hanya menyentuh 79 poin, sehingga posisi Inter sudah dipastikan aman.
Sejak peluit awal dibunyikan, Inter Milan langsung tampil menekan jantung pertahanan Parma. Peluang emas pertama tercipta di menit ke-10 saat Nicolo Barella mengirimkan umpan silang akurat.
Denzel Dumfries menyambut umpan tersebut dengan sundulan, namun bola masih melebar tipis dari tiang gawang. Tekanan berlanjut pada menit ke-25 melalui tembakan keras Barella dari dalam kotak penalti.
Bola hasil sepakan Barella membentur tiang gawang dan mengenai punggung kiper Zion Suzuki. Beruntung bagi tim tamu, Suzuki bereaksi dengan sangat cepat untuk menangkap bola sebelum melewati garis gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-45+1 melalui skema serangan rapi dari tengah lapangan. Piotr Zielenski mengalirkan bola kepada Marcus Thuram yang berada di sisi kanan kotak penalti.
Thuram dengan tenang melepaskan tendangan yang tidak mampu dibendung oleh Suzuki. Skor 1-0 untuk keunggulan Inter Milan bertahan hingga waktu istirahat tiba.
Gol Penentu Mkhitaryan dan Pesta Scudetto
Memasuki babak kedua, dominasi Nerazzurri tidak mengendur. Peluang untuk menggandakan kedudukan datang di menit ke-70 melalui pergerakan Federico Dimarco dari sisi kiri.
Dimarco memberikan umpan terukur kepada Dumfries yang merangsek ke arah gawang. Sayangnya, penyelesaian akhir Dumfries masih melambung tinggi di atas mistar gawang Parma.
Lautaro Martinez juga sempat mengancam lewat tusukan dari sisi kanan dan sepakan keras, namun bola masih mengarah tepat ke pelukan Suzuki. Kapten Inter tersebut akhirnya berperan dalam gol kedua timnya.
Pada menit ke-82, Lautaro kembali menusuk ke dalam kotak penalti dan memberikan umpan matang kepada Henrikh Mkhitaryan. Mkhitaryan menyambutnya dengan sontekan apik yang berbuah gol kedua bagi Inter.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir. Skor 2-0 menutup laga sekaligus menandai dimulainya perayaan gelar juara liga bagi seluruh pendukung Inter Milan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·