Inter Milan kembali menunjukkan ketangguhannya dengan membalikkan keadaan saat menghadapi Como untuk memastikan satu tempat di babak final Coppa Italia. Pertandingan yang berlangsung dramatis ini menegaskan posisi Nerazzurri sebagai tim yang sulit dikalahkan meski dalam posisi tertinggal.
Dilansir dari Detik Sport, Inter menjamu Como pada leg kedua Semifinal Coppa Italia di Giuseppe Meazza, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Tim tamu secara mengejutkan sempat unggul dua gol lebih dahulu sebelum laga berjalan 50 menit.
Gol pembuka Como dicetak oleh Martin Baturina yang kemudian digandakan oleh Lucas da Cunha. Keunggulan tersebut membuat tim tuan rumah berada dalam tekanan besar untuk mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan.
Kebangkitan Inter Milan baru dimulai saat memasuki 20 menit terakhir pertandingan. Hakan Calhanoglu mengawali aksi comeback lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang merobek jala gawang Como.
Hakan Calhanoglu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 melalui sundulan yang menyamakan kedudukan. Kemenangan Inter akhirnya dipastikan oleh tembakan Petar Sucic di dalam kotak penalti yang mengubah skor menjadi 3-2.
Hasil ini membuat Inter lolos ke final dengan keunggulan agregat 3-2 setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol pada leg pertama. Kemenangan ini sekaligus menjaga peluang Inter untuk meraih gelar ganda di kompetisi domestik musim ini.
Perlawanan sengit dari Como ini bukanlah yang pertama kalinya dialami oleh skuad asuhan Cristian Chivu. Sepuluh hari sebelumnya, Como juga sempat memberikan kesulitan serupa saat kedua tim bertemu di Giuseppe Sinigaglia pada ajang Serie A.
Pada laga pekan ke-32 tanggal 13 April tersebut, Como unggul dua gol sebelum akhirnya Inter menang 4-3 melalui aksi Marcus Thuram dan Denzel Dumfris. Rentetan kemenangan ini memperkuat posisi Inter di puncak klasemen liga.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas bertanding yang ditunjukkan oleh anak asuhnya dalam menghadapi situasi sulit di lapangan.
"Kami punya skuad tampil sangat baik sedari awal musim. Mereka akan tampil bagus ketika dipercaya dan menunjukkan kemampuannya," ujar pelatih Inter Cristian Chivu kepada Sport Mediaset.
Chivu juga menyoroti kemampuan para pemainnya dalam membongkar pertahanan Como yang dikenal sangat solid di kompetisi Italia musim ini.
"Kami tahu sepak terjang Como saat ini dan kami bisa membobol banyak gawang salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Italia. Para pemain sadar bahwa Inter punya kemampuan untuk bisa bangkit dari ketertinggalan," sambungnya.
"Dua kali bangkit dari ketertinggalan 0-2 lawan Como dalam 10 hari, benar-benar gila Inter."
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·