WILAYAH udara Iran akan dibuka kembali dalam empat fase, menurut otoritas penerbangan negara tersebut. Fase pertama akan memungkinkan penerbangan transit untuk dilanjutkan, diikuti oleh penerbangan dari bandara di Iran timur pada fase kedua, menurut laporan stasiun penyiaran milik negara, IRIB, pada Ahad 19 April 2026 seperti dilansir Anadolu.
Fase ketiga akan memulihkan operasi di bandara Mehrabad dan Imam Khomeini, sementara fase keempat dan terakhir akan mencakup penerbangan dari bandara di bagian barat negara itu.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Penjualan tiket pesawat saat ini ditangguhkan, dan masyarakat harus memperhatikan pengumuman resmi untuk mengetahui status bandara terbaru dan opsi pembelian tiket," kata wakil direktur Organisasi Penerbangan Sipil seperti dikutip IRIB.
IRIB tidak memberikan jadwal kapan pembukaan kembali akan dimulai.
Mengutip Organisasi Penerbangan Sipil, kantor berita Mehr juga melaporkan pada Sabtu bahwa operasi penerbangan di bandara-bandara di seluruh negeri akan dipulihkan secara bertahap. Ini berdasarkan kesiapan teknis dan operasional otoritas militer dan sipil, untuk melanjutkan layanan penerbangan penumpang.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran. Teheran membalas dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara regional lainnya yang menampung aset AS.
Perang telah ditangguhkan sejak 8 April, ketika Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua minggu. Washington dan Teheran mengadakan pembicaraan di Pakistan akhir pekan lalu untuk mencapai perdamaian abadi, dan upaya untuk sesi lain di Islamabad sedang berlangsung.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·