Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan 35 anggota kelompok teroris separatis yang diduga memiliki keterkaitan dengan dinas intelijen Mossad pada Rabu (15/4/2026). Operasi pengamanan berskala besar tersebut dilakukan secara serentak di enam provinsi berbeda untuk memutus jaringan yang dituduh merencanakan aksi sabotase.
Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa para tahanan mencakup elemen teroris, kelompok separatis, dan penyelundup senjata. Di antara mereka yang ditangkap terdapat seorang pendiri sekaligus pemimpin kelompok teror yang berupaya memisahkan Provinsi Khuzestan dari kedaulatan Iran.
Pemimpin kelompok tersebut ditangkap di Provinsi Isfahan setelah otoritas mengaitkannya dengan sejumlah operasi pembunuhan dan pengeboman. Serangan-serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan beberapa petugas intelijen serta anggota paramiliter Basij milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Lembaga penegak hukum Iran menyatakan telah menangkap 11 anggota lainnya dari kelompok yang sama, sementara lima orang lainnya tewas dalam kontak senjata dengan pasukan keamanan selama dua bulan terakhir. Selain kelompok teror, otoritas juga menyasar individu yang bekerja untuk pusat media yang terafiliasi dengan Israel.
"Otoritas menangkap beberapa individu yang terkait dengan markas media rezim Zionis yang bekerja untuk mengubah orang menjadi pengkhianat," lapor kantor berita ISNA. Sebanyak 12 orang ditangkap di Provinsi Hormozgan, empat di Provinsi Hamedan, dan empat lainnya di Provinsi Kerman.
Di Provinsi Gilan, unit intelijen mengamankan sel teror beranggotakan tiga orang yang memiliki riwayat operasi peledakan dan persiapan bom rakitan. Secara terpisah, sebuah sel beranggotakan empat orang di Kerman juga diringkus beserta barang bukti berupa tiga bom rakitan dan senjata api jenis pistol.
Keamanan perbatasan turut diperketat dengan penangkapan empat anggota dari dua sel penyelundupan senjata yang mencoba masuk melalui Kurdistan, Irak. Otoritas menyita total 42 senjata api, termasuk 30 pistol yang rencananya akan didistribusikan secara ilegal di wilayah Khuzestan dan 12 senjata lainnya menuju Kermanshah.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·