ITB Tetapkan Iuran Pengembangan Institusi SSU 2026 Hingga Rp85 Juta

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Institut Teknologi Bandung (ITB) secara resmi menetapkan besaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI) untuk jalur Seleksi Siswa Unggul (SSU) 2026 pada Kamis, 16 April 2026. Kebijakan ini menyasar lulusan sekolah menengah tingkat atas yang lolos melalui kriteria prestasi akademik maupun talenta khusus melalui portal resmi kampus.

Data dari laman resmi ITB menunjukkan bahwa mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SSU dibebankan biaya IPI dengan rentang mulai dari Rp55.000.000 hingga Rp85.000.000. Komponen biaya ini bersifat wajib dan dibayarkan sebagai tambahan di luar biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) rutin setiap semester.

Pihak manajemen kampus memberikan kelonggaran dalam pelunasan biaya tersebut melalui skema cicilan sebanyak tiga kali. Berdasarkan ketentuan resmi, mahasiswa diwajibkan membayar 50 persen dari total IPI pada semester pertama, kemudian dilanjutkan dengan pembayaran masing-masing 25 persen pada semester kedua dan ketiga.

Selain iuran pengembangan, penetapan tarif UKT bagi mahasiswa jalur SSU dikategorikan pada golongan 7 dengan nilai yang bervariasi. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) tercatat memiliki tarif tertinggi yakni Rp14.500.000 per semester, sementara untuk fakultas lain seperti STEI, FTTM, FITB, FSRD, dan SITH dipatok sebesar Rp12.500.000.

Program studi di bawah naungan FMIPA-M memiliki tarif UKT terendah untuk golongan ini sebesar Rp12.250.000. Meskipun jalur ini bersifat non-subsidi, pihak ITB tetap memfasilitasi akses pendidikan bagi pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) serta menyediakan berbagai skema beasiswa bagi siswa yang memiliki prestasi menonjol.

Bagi calon pendaftar, ITB menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp750.000 per akun dengan syarat utama merupakan siswa kelas 12 tahun 2026 atau lulusan dua tahun sebelumnya. Selain itu, pendaftar harus memenuhi standar kesehatan mata yang telah ditentukan sesuai dengan spesifikasi program studi pilihan masing-masing.

Proses seleksi jalur prestasi akademik berbasis nilai rapor dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 20 April 2026, sedangkan jalur seleksi berbasis tes akan dibuka pada 4 hingga 28 Mei 2026. Pengumuman hasil akhir seleksi akan dilakukan secara bertahap pada 26 Mei dan 19 Juni 2026, yang diikuti dengan proses daftar ulang pada akhir Juni 2026.