Jadwal Penanggalan Jawa dan Islam 19 April sampai 26 April 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Masyarakat Indonesia sering kali menggabungkan tiga sistem penanggalan utama sebagai acuan harian, yaitu Kalender Masehi, Kalender Hijriah, dan Kalender Jawa. Perpaduan ini sangat penting untuk koordinasi kegiatan administratif maupun ritual adat.

Pekan keempat bulan April 2026 menjadi momen transisi yang signifikan dalam kalender Islam. Periode ini, sebagaimana dikutip dari Kompas, menandai masuknya bulan Dzulqa’dah 1447 Hijriah yang termasuk dalam kategori bulan mulia.

Siklus hari pasaran dalam tradisi Jawa seperti Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon tetap berjalan beriringan dengan sistem tujuh hari mingguan. Kombinasi ini menjadi rujukan krusial bagi masyarakat yang mempedomani perhitungan adat dalam menyusun agenda personal maupun formal.

Berikut adalah jadwal lengkap integrasi tanggal Masehi dengan sistem pasaran Jawa serta tanggal Hijriah untuk periode 19 April sampai 26 April 2026:

Tabel Penanggalan Masehi, Jawa, dan Hijriah April 2026Hari & PasaranTanggal MasehiTanggal HijriahAhad LegiSenin PahingSelasa PonRabu WageKamis KliwonJum’at LegiSabtu PahingAhad Pon
19 April 20261 Dzulqa’dah 1447 H
20 April 20262 Dzulqa’dah 1447 H
21 April 20263 Dzulqa’dah 1447 H
22 April 20264 Dzulqa’dah 1447 H
23 April 20265 Dzulqa’dah 1447 H
24 April 20266 Dzulqa’dah 1447 H
25 April 20267 Dzulqa’dah 1447 H
26 April 20268 Dzulqa’dah 1447 H

Dominasi awal bulan Dzulqa’dah pada periode ini memberikan informasi penting bagi umat Islam yang ingin melaksanakan ibadah atau kegiatan khusus di bulan tersebut. Ketepatan data penanggalan ini sangat membantu masyarakat dalam menyinkronkan jadwal antar berbagai sistem kalender yang berlaku di Indonesia.