Jaksa Agung ST Burhanuddin meresmikan selesainya pembangunan gedung baru Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta Selatan pada Rabu (15/4/2026). Fasilitas baru ini diharapkan dapat mentransformasi budaya kerja dan performa institusi dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum.
Sebagaimana dilansir dari Detikcom, pembangunan ini merupakan bentuk pemulihan total setelah insiden kebakaran yang melanda gedung lama beberapa tahun silam. Burhanuddin menyatakan bahwa musibah tersebut memberikan hikmah bagi instansi untuk memperbarui lingkungan kerja secara menyeluruh.
"Kami memang mau mengubah semuanya mulai dari penampilan, dari sifat, dan juga dalam pelaksanaan tugas-tugas," kata ST Burhanuddin, Jaksa Agung, saat menghadiri Musyawarah Nasional Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) di Jakarta.
Lobi gedung baru kini dirancang dengan konsep modern yang menyerupai kenyamanan hotel untuk menghilangkan kesan kaku. Tata ruang kantor juga diperluas untuk memberikan ruang gerak yang lebih bebas bagi para staf dibandingkan kondisi gedung sebelumnya yang sempit.
Burhanuddin menjelaskan bahwa perluasan ruang kerja ini bertujuan meningkatkan efektivitas berpikir dan koordinasi antarpegawai. Penataan interior yang lebih lapang diyakini mampu menciptakan suasana kerja yang jauh lebih kondusif.
Selain gedung utama, Kejaksaan Agung juga telah menuntaskan pembangunan gedung baru untuk Direktorat Jenderal Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Proyek revitalisasi ini tetap dilanjutkan hingga selesai guna memastikan infrastruktur pendukung hukum tetap optimal.
Meskipun pusat pemerintahan Indonesia dijadwalkan berpindah dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Jaksa Agung menegaskan komitmennya untuk tetap menyelesaikan pembenahan fasilitas di Jakarta. Saat ini, gedung baru Pidsus telah siap digunakan sepenuhnya untuk menunjang operasional kejaksaan.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·