Jasa Raharja Santuni Korban Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jasa Raharja menjamin pemberian santunan bagi seluruh korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam pukul 20.52 WIB. Insiden maut ini dilaporkan mengakibatkan 15 penumpang meninggal dunia dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz.

Kepala Bagian Pelayanan Jasa Raharja Kantor Wilayah Jakarta, Syaiful mengonfirmasi bahwa seluruh korban, baik yang mengalami luka maupun meninggal dunia, dipastikan mendapatkan jaminan perlindungan. Pihaknya saat ini tengah mempercepat proses pendataan ahli waris untuk penyaluran dana tersebut.

"Dapat kami sampaikan bahwa seluruh korban akibat dari kejadian ini, kecelakaan ini, baik yang luka-luka ataupun meninggal dunia, itu akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja," kata Syaiful.

Syaiful memerinci besaran santunan untuk korban luka mencapai maksimal Rp20 juta yang mencakup biaya perawatan medis. Sementara bagi keluarga korban yang meninggal dunia, santunan sebesar Rp50 juta akan diserahkan secara langsung.

"Sesegera mungkin akan kami selesaikan untuk santunan meninggal dunia. Setelah teridentifikasi ini, kami langsung melakukan pendataan terhadap alih waris korban untuk segera dilakukan penyerahan santunan meninggal dunia," jelas Syaiful.

Dukungan asuransi juga datang dari pihak operator transportasi yang terlibat dalam kecelakaan ini. Vice Presiden Corporate Secretary KAI Commuter (KCI), Karina Amanda menyatakan adanya perlindungan tambahan bagi para penumpang selain dari santunan wajib negara.

"Untuk asuransi, kebetulan memang ini akan disupport juga dari Jasa Raharja. Jadi ada asuransi yang memang wajib disupport oleh Jasa Raharja dan ada asuransi tambahan juga yang diberikan dari KAI dan KAI Commuter," tutur Karina.

Karodokpol Pusdokkes Polri, Nyoman Eddy Purnama Wirawan menjelaskan bahwa proses identifikasi jenazah dilakukan secara komprehensif menggunakan data primer dan sekunder. Seluruh korban tewas yang berjumlah 15 orang dievakuasi ke beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

"Untuk korban meninggal dunia memang total 15. Jadi, kemarin ketika evakuasi itu kan ada yang dibawa ke rumah sakit di Bekasi ya. Jadi, ada yang meninggal yaitu di rumah sakit umum daerah kota Bekasi itu 3 orang," kata Nyoman.

Beberapa korban lainnya tercatat berada di Rumah Sakit Bella dan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur. Nyoman menegaskan bahwa identitas para korban telah berhasil diverifikasi oleh tim medis kepolisian.

"Jadi di rumah sakit Bella Bekasi 1 orang, dan rumah sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur 1 orang. Dan jenazah yang [ada] di-ketiga rumah sakit ini sudah diserahkan ke keluarga," jelas Nyoman.

Daftar Korban Meninggal Dunia TeridentifikasiNoNama KorbanUsia (Tahun)
1Tutik Anita Sari31
2Harum Anjasari27
3Nur Alimantun Citra Lestari19
4Farida Utami50
5Vica Agnia Fratiwi23
6Gita Septia Wardany20
7Fatmawati Rahmayani29
8Arinjani Novita Sari25
9Nur Ainia Eka Rahmadina32

Kronologi Kejadian

Tragedi ini diawali dengan mogoknya satu unit taksi listrik di perlintasan sebidang Ampera pada pukul 20.30 WIB yang menyebabkan KRL relasi Bekasi-Cikarang berhenti darurat. Akibat benturan pertama dengan taksi tersebut, KRL dievakuasi dan menyebabkan antrean perjalanan kereta lainnya di jalur tersebut.

KRL dengan kode PLB 5568 kemudian tertahan di Stasiun Bekasi Timur untuk menunggu proses evakuasi. Namun, KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah Jakarta melaju kencang dan menabrak bagian belakang KRL tersebut hingga merusak gerbong khusus perempuan.