PERHELATAN Java Jazz Festival 2026 akan berlangsung pada 29, 30, dan 31 Mei 2026 di NICE PIK 2, Tangerang dengan menghadirkan empat headliner seperti Jon Batiste, Ella Mai, wave to earth, dan Daniel Caesar. Selain itu, Java Jazz tahun ini akan menghadirkan kolaborasi lintas generasi dan lintas negara.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Kurator Java Jazz Festival 2026 Nikita Dompas mengatakan acara musik tahunan itu ingin menjadi medium yang mengenalkan para artis satu sama lain, juga kepada pendengar. “Sebetulnya kolaborasi-kolaborasi musisi Indonesia dengan internasional itu yang menarik karena jarang dilakukan di festival musik di Indonesia,” katanya di Swissotel PIK Avenue, Jakartapada Senin, 25 Mei 2026.
Ia juga menuturkan tradisi Java Jazz yang selalu menghadirkan big band yang kali ini ada Harbourside Jazz dari Australia. Nantinya Harbourside Jazz akan berkolaborasi dengan beberapa musisi Indonesia seperti Jamie Aditya, Sandy Sondoro, dan Oslo Ibrahim. “Salah satunya adalah kolaborasi Harbourside Jazz dengan Lisa Simone yang adalah putri dari Nina Simone, legenda jazz,” tutur Nikita.
Nikita juga mengatakan Java Jazz Festival juga kerap mengakomodasi musisi jazz senior dari berbagai belahan dunia. Tahun ini menghadirkan gitaris Indonesia Oele Pattiselanno Septet, serta penampilan tribut kepada Erros Djarot. “Java Jazz selalu melihat senior-senior jazz yang masih aktif bermain, dan Oele salah satunya yang baru saja merilis album. Kami pengin banget dia main karena memang legacy-nya harus diturunkan,” tuturnya.
Lebih dari itu, Java Jazz Festival 2026 juga menghadirkan ragam musisi dari Brazil seperti Camerata Florianopolis yang akan berkolaborasi dengan musisi Indonesia Rega Dauna. Ada pula Di Steffano, Gabriel Barbalho, Rafael Ramos, dan Joao Sabia. “Mereka nanti dipecah-pecah menjadi beberapa grup dan tampil juga dengan formasi yang berbeda-beda,” kata Nikita.
Sebagai kurator, Nikita mengatakan pemilihan lineup terdiri dari beberapa pertimbangan seperti menarik jumlah penonton hingga kebaruan jenis musik yang dihadirkan musisi baru. “Kalaupun ada artis-artis juga yang sudah tampil beberapa kali di Java Jazz, kami selalu minta kalau tantangan untuk menghadirkan kebaruan atau kolaborasi dengan musisi internasional,” ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·