Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan seorang jemaah haji asal Embarkasi Solo meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, akibat serangan jantung pada hari keempat operasional haji, Jumat (24/4/2026). Peristiwa ini terjadi di tengah proses pemberangkatan ribuan jemaah haji Indonesia gelombang pertama ke Tanah Suci.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengonfirmasi bahwa jemaah yang wafat tersebut bernama Rodiah, berusia 68 tahun, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) SOC3. Informasi mengenai wafatnya jemaah tersebut dilansir dari Cahaya berdasarkan keterangan pers resmi pemerintah di Jakarta.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, kami juga menyampaikan berita duka atas wafatnya jemaah haji kloter SOC3 asal Solo, atas nama Rodiyah berusia 68 tahun akibat serangan jantung," kata Ichsan Marsha, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Pemerintah memberikan kepastian bahwa hak ibadah bagi jemaah yang meninggal dunia akan tetap dipenuhi melalui program badal haji. Program ini merupakan solusi bagi Muslim yang sudah memenuhi syarat wajib namun berhalangan tetap seperti wafat atau sakit menahun.
"PPIH menjamin badal haji bagi yang wafat dan kita berdoa semoga almarhumah husnul khatimah," imbuh Ichsan Marsha, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Selain laporan duka, otoritas terkait mencatat terdapat 93 jemaah yang menjalani rawat jalan, dua orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan satu orang harus dibawa ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Pihak Kemenhaj meminta petugas di embarkasi untuk membatasi kegiatan seremonial guna menjaga kondisi fisik jemaah sebelum keberangkatan.
"Kami menaruh perhatian serius pada aspek kesehatan. Setiap laporan menjadi dasar penguatan layanan agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman," kata Ichsan Marsha, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah.
Data operasional hingga 23 April 2026 menunjukkan sebanyak 15.349 jemaah yang terbagi dalam 40 kloter telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Sebanyak 9.884 jemaah di antaranya sudah mendarat di Madinah untuk menjalani ibadah Arbain sebelum berlanjut ke Makkah.
| Total Kloter Berangkat | 40 Kloter |
| Total Jemaah Berangkat | 15.349 Jemaah |
| Jemaah Tiba di Madinah | 9.884 Jemaah |
| Total Kuota Indonesia | 221.000 Jemaah |
| Persentase Haji Reguler | 92 Persen |
| Persentase Haji Khusus | 8 Persen |
Para jemaah yang saat ini berada di Madinah diimbau untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca ekstrem. Suhu di Madinah diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang rendah sekitar 25 persen.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·