Ikon Kota Palembang, Jembatan Ampera, akan ditutup sementara lantaran diperkirakan ribuan jemaah memadati kawasan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikromo hingga meluber ke badan jembatan.
KBO Satlantas Polrestabes Palembang, AKP Bambang mengatakan, penutupan Jembatan Ampera diberlakukan mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB. Selama periode tersebut, kendaraan dari arah Seberang Ulu maupun Seberang Ilir tidak dapat melintas dan akan dialihkan ke jalur alternatif.
“Untuk mendukung pengamanan dan kelancaran ibadah, Polrestabes Palembang menurunkan sebanyak 866 personel yang disebar di sejumlah titik strategis pusat kota,” kata Bambang, dikutip dari RMOLSumsel, Selasa 26 Mei 2026.
Menurut dia, rekayasa lalu lintas dilakukan guna mengantisipasi kepadatan jemaah yang setiap tahun memadati kawasan Masjid Agung hingga area Jembatan Ampera saat salat Id berlangsung.
Di kawasan Seberang Ulu, penutupan arus dimulai dari Flyover Jakabaring serta simpang flyover dari arah Plaju menuju Kertapati. Sementara di kawasan Seberang Ilir, penyekatan dilakukan mulai dari Simpang Charitas.
Bambang mengimbau masyarakat yang tetap harus beraktivitas pada pagi hari agar menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Musi IV dan Jembatan Musi VI yang tetap dibuka normal selama pelaksanaan salat berlangsung.
Selain pengalihan arus, kepolisian juga menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk para jemaah. Area parkir disediakan di bawah Jembatan Ampera sisi Seberang Ulu dan Seberang Ilir, sepanjang Jalan Kolonel Atmo, Jalan Letkol Iskandar, Jalan Merdeka, hingga kawasan Jalan Masjid Lama.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·