Jenazah prajurit TNI anggota UNIFIL yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, Kopral Rico Pramudia (31) akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada hari Rabu (29/4). Hal itu disampaikan oleh kepala dusun setempat.
"Kemungkinan bapak-bapak juga sudah dengar dari komandannya bahwa katanya hari Rabu, pemberangkatan jenazah. Ada upacara juga nanti hari Rabu. Disemayamkan kemungkinan di rumah duka dan disemayamkan (dimakamkan) di Makam Pahlawan Lubuk Pakam," kata Kepala Dusun 7 Dolok Manampang, Hendri Sudani saat diwawancarai wartawan, Senin (27/4).
Hendri mengatakan, jenazah Kopral Rico akan tiba di kediamannya di Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, pada hari Selasa (28/4).
Setelah tiba di kediamannya, selanjutnya jenazah Kopral Rico disemayamkan dan akan dimakamkan di Taman Makan Pahlawan, Lubuk Pakam.
"Kemungkinan hari Selasa sore katanya mau datang," ucap Hendri.
Persiapan pun dilakukan untuk pemasangan bangku dan pembersihan di area rumah duka yang dibantu oleh Babinsa dari Kodim setempat.
"Kalau persiapan di sini yang kami lakukan dibantu oleh Bapak Babinsa di Kecamatan Dolok Masihul yaitu pemasangan tenda, persiapan bangku, sama pembersihan area rumah duka agar lebih steril," imbuh Hendri.
Kopral Rico gugur setelah mengalami luka berat akibat ledakan proyektil artileri di wilayah Adhcit Al Qusayr pada Minggu (29/3). Ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Beirut sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (24/4).
Kontingen UNIFEL menggelar upacara penghormatan untuk mengenang gugurnya Kopral Rico di Beirut, Lebanon. Upacara tersebut dipimipin langsung oleh Kepala Misi dan Komandan UNIFIL, Mayjen Diodato Abagnara.
Dalam upacara tersebut, Abagnara memberikan penghormatan mendalam atas pengabdian Rico sebagai pasukan perdamaian. Ia menegaskan bahwa Rico telah memberikan segalanya dalam menjalankan misi di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Kamu datang ke sini, jauh dari rumah, mengabdi di bawah bendera PBB, untuk membawa perdamaian di kawasan ini. Di sini, di Lebanon selatan, kamu telah memberikan segalanya,” ujar Abagnara, dikutip dari situs resmi UNIFIL, Minggu (26/4).
Ia juga menegaskan, semangat dan pengorbanan Rico akan terus hidup dalam setiap langkah pasukan perdamaian UNIFIL ke depan.
Pihak UNIFIL menyampaikan duka mendalam atas wafatnya prajurit TNI tersebut. Dalam keterangan resminya, UNIFIL juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, TNI, pemerintah, serta seluruh rakyat Indonesia.
"UNIFIL menyampaikan duka yang mendalam, kepada keluarga dan rekan-rekan dari Kopral Pramudia, juga kepada TNI, pemerintah, serta segenap rakyat Indonesia atas kehilangan yang tragis ini," tulis UNIFIL.
Rico diketahui meninggalkan seorang istri dan anak laki-laki yang masih kecil. Ia baru bertugas di Lebanon sejak April tahun lalu, yang merupakan penugasan luar negeri pertamanya.
Upacara penghormatan tersebut turut dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Dicky Komar, perwakilan Kementerian Pertahanan Nasional dan Angkatan Bersenjata Lebanon Brigjen Maroun Azzi, serta perwakilan kontingen Indonesia untuk UNIFIL Kolonel Allan Surya Lesmana.
Kepergian Rico menambah daftar prajurit Indonesia yang gugur dalam misi UNIFIL di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.
Sebelumnya, tiga prajurit TNI juga gugur dalam penugasan tersebut, yakni Praka Farizal Romadhon, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·