Jenderal Listyo Sigit Prabowo Buka Judo Kapolri Cup 2026

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 di GOR Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Senin (18/5/2026) pukul 12.35 WIB. Kompetisi ini digelar untuk menjaring talenta baru sekaligus menggerakkan perekonomian daerah setempat.

Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Endar Priantoro, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, dan Walikota Samarinda Andi Harun. Dilansir dari news.detik.com, kejuaraan ini mempertandingkan kategori kelas Polri dan kelas umum dengan total hadiah berkisar antara Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Penyelenggaraan event olahraga ini merupakan wujud kerja sama antara institusi kepolisian dengan Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI). Melalui kompetisi ini, Kapolri berharap dapat melahirkan generasi atlet yang siap bersaing di tingkat domestik maupun internasional.

"Harapan kita, selain kita mendapatkan talent-talent baru yang kemudian bisa dipersiapkan untuk mendukung program-program yang terkait dengan event-event kejuaraan judo, baik nasional maupun internasional, untuk terus menjaga dan mengelola dan juga mendapatkan atlet-atlet baru," jelas Jenderal Sigit.

Pihak panitia mengintegrasikan sektor ekonomi dalam perhelatan ini dengan melibatkan para pelaku usaha lokal. Menurut laporan kumparan.com, keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung bagi pendapatan masyarakat di Samarinda.

"Tentunya harapan kita, selain mendapatkan talent-talent baru yang kemudian bisa dipersiapkan untuk mendukung program-program terkait event kejuaraan judo, baik nasional maupun internasional, juga untuk terus menjaga pembinaan atlet," kata Sigit.

Penanaman karakter dasar olahragawan juga menjadi poin utama yang ditekankan kepada seluruh peserta turnamen. Kapolri menilai kualitas moral dan ketahanan fisik para atlet muda sangat krusial sebagai modal dasar dalam menghadapi perkembangan zaman.

"Di sisi lain, diharapkan tentunya kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kalimantan Timur ini juga bisa mendorong masyarakat yang memiliki UMKM untuk dapat dikolaborasikan. Sehingga kemudian ini menjadi satu kegiatan yang tentunya bermanfaat bagi semua," imbuhnya.

Sinergi multi-sektor antara aparat, organisasi olahraga, warga, dan birokrasi daerah menjadi fondasi utama kelancaran turnamen ini. Hubungan kerja sama tersebut diarahkan untuk memajukan prestasi olahraga nasional sekaligus memperkuat struktur ekonomi di wilayah Kalimantan Timur.

"Jadi tentunya ini adalah bentuk kolaborasi dari Polri dengan PJSI, masyarakat, dan pemerintah daerah untuk mendukung program-program olahraga. Agar semua yang dilakukan ini tentunya ke depan akan terus kita laksanakan untuk bisa memilih atlet-atlet yang baik. Di satu sisi juga menghidupkan ekonomi daerah dan menanamkan nilai-nilai disiplin, semangat, sportivitas, serta fair play," imbuhnya.

Melalui pembentukan SDM yang disiplin, turnamen ini diproyeksikan mampu mencetak figur tangguh untuk masa depan. Kejuaraan judo ini dijadwalkan melangsungkan seluruh rangkaian pertandingan di arena GOR Segiri.

"Dan tentunya ini menjadi penting untuk bekal bagi generasi-generasi kita dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan dan kita harus mempersiapkan SDM-SDM yang tangguh," sambungnya.

"Dan tentunya ini menjadi penting untuk bekal bagi generasi-generasi kita dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Kita harus mempersiapkan SDM yang tangguh. Saya kira itu," tandasnya.