Berlin (ANTARA) - Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, Sabtu, mengumumkan pengerahan unit angkatan laut Jerman ke Mediterania sebagai persiapan untuk kemungkinan misi di Selat Hormuz.
Secara khusus, sebuah kapal penyapu ranjau dan sebuah kapal komando dan perbekalan akan dikirim. Tujuannya adalah untuk siap bertindak cepat jika ada mandat dari parlemen, kata Pistorius kepada surat kabar Rheinische.
Menteri itu tidak menyebutkan secara pasti kapan kapal-kapal tersebut dijadwalkan berangkat.
Pistorius menambahkan bahwa perluasan misi Uni Eropa yang ada, "Aspides," yang mandatnya sejauh ini terbatas pada penanggulangan ancaman di Laut Merah, dapat digunakan sebagai kerangka hukum.
Hal itu akan memerlukan penyesuaian kerangka hukum dan juga akan memerlukan partisipasi AS dan Inggris dalam misi tersebut.
Angkatan Laut Jerman kemudian akan berkontribusi pada navigasi yang bebas dan aman di selat tersebut dengan kemampuan pembersihan ranjaunya, menurut menteri tersebut.
Sejak perang yang diprakarsai oleh AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, Teheran telah mempertahankan kendali atas Selat Hormuz, yang kemudian diikuti oleh blokade angkatan laut AS pada 13 April.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Iran sita dua kapal di Selat Hormuz diduga terkait dengan Israel
Baca juga: AS kembangkan opsi serangan baru ke Iran jika kesepakatan gagal
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·