PERSONEL grup idola global BLACKPINK, Jisoo, membatalkan jadwal resminya di Bandara Internasional Incheon. Langkah ini diambil di tengah badai kontroversi hukum yang menjerat kakaknya.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Jisoo sedianya dijadwalkan untuk tampil di hadapan awak media dalam sesi liputan pers keberangkatan di Bandara Internasional Incheon pada Rabu, 22 April 2026. Keberangkatannya ke Paris, Prancis, awalnya dimaksudkan untuk menghadiri sebuah acara mode megah. Namun, sehari sebelum jadwal tersebut, pihak agensi mengumumkan pembatalan total terhadap akses media.
Dilaporkan dari laman Chosun Biz, perwakilan tersebut menyatakan bahwa pembatalan ini disebabkan oleh situasi internal yang tidak dapat dihindari. "Liputan pers yang direncanakan untuk keberangkatan bandara Jisoo telah dibatalkan karena keadaan internal yang tidak dapat dihindari," tulis pernyataan tersebut.
Tuduhan Kriminal yang Menyeret Nama Keluarga
Langkah defensif ini diambil setelah kabar mengejutkan mengenai kakak laki-laki Jisoo yang berinisial Kim Jung Hoon. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari The Korea Herald, Kim Jung Hoon diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual. Kepolisian setempat dikabarkan telah menangkap pria berusia 30-an tersebut pada 15 April 2026 atas tuduhan melakukan pengungkapan seksual terhadap seorang pembuat konten daring (streamer) di kediamannya di Seoul.
Selain dugaan kekerasan seksual, Kim Jung Hoon juga dilaporkan melakukan tuduhan terpisah terkait kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya. Meski terduga pelaku mengakui adanya kontak dengan pelapor, ia membantah adanya ketidakpastian pemaksaan dalam kejadian tersebut. Keterkaitan nama Jisoo di pusaran kasus ini memicu reaksi keras di berbagai komunitas berani.
Klarifikasi Agensi dan Penunjukan Firma Hukum
Menanggapi isu tersebut, Blissoo, agensi yang didirikan oleh Jisoo, segera merilis pernyataan resmi melalui perwakilan hukum mereka dari firma hukum KIM & CHANG. Mereka menegaskan bahwa Jisoo sama sekali tidak memiliki hubungan dengan urusan pribadi ataupun masalah hukum yang menjerat saudara laki-lakinya tersebut.
Dilaporkan dari The Korea Herald, pengacara Eun Hyun Ho dari Kim & Chang menyatakan kekecewaan mendalam atas upaya pihak-pihak yang mencoba menghubungkan nama Jisoo dan agensinya untuk masalah keluarga.
"Masalah yang saat ini diangkat sama sekali tidak berhubungan dengan sang artis dan Blissoo. Banyak informasi yang tersebar secara daring adalah spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya," ungkap tim hukum tersebut.
Lebih lanjut, agensi menjelaskan bahwa Jisoo telah menjalani hidup mandiri sejak usia muda saat memulai masa trainee dan telah lama tinggal terpisah dari keluarganya. Hal ini ditegaskan untuk memperkuat argumen bahwa sang artis tidak mengetahui ataupun terlibat dalam urusan pribadi anggota keluarganya.
Ancaman Tindakan Hukum Bagi Penyebar Hoaks
Situasi ini juga membuat Jisoo mengambil langkah agresif untuk melindungi reputasinya. Dilansir Allkpop, Blissoo telah memberikan peringatan keras bahwa mereka akan mengambil tindakan hukum perdata maupun pidana terhadap siapa pun yang menyebarkan informasi palsu atau konten yang merusak nama baik Jisoo dengan menghubungkannya pada masalah yang tidak relevan.
Tindakan ini dianggap perlu karena penyebaran rumor tersebut dinilai telah melanggar hak-hak pribadi dan merupakan bentuk pencemaran nama baik yang serius. Hingga berita ini diturunkan, Jisoo tetap fokus pada penanganan masalah ini secara hukum sambil menyesuaikan kembali jadwal aktivitas globalnya yang sempat terganggu.
ANDARA ANGESTI
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·