Joan Laporta Tolak Rencana Xavi Hernandez Pulangkan Lionel Messi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, mengungkapkan bahwa Presiden Joan Laporta menolak rencana kepulangan Lionel Messi ke Camp Nou pada musim panas 2023. Informasi tersebut disampaikan Xavi saat membahas pengalamannya menangani Blaugrana dalam kurun waktu 2021 hingga 2024.

Dilansir dari Detik Sport, upaya memulangkan sang megabintang terjadi saat kontrak Messi di Paris Saint-Germain berakhir. Xavi menyebut dirinya sempat berupaya mendatangkan kembali beberapa mantan pemain pilar klub ke Catalan, namun terbentur kebijakan manajemen dan kondisi finansial.

"Sebagai manajer Barcelona, saya membawa kembali Dani Alves dan berusaha mendatangkan kembali Neymar, Pedro, dan Messi," kata Xavi Hernandez.

Kegagalan transfer Pedro Rodriguez dan Neymar Jr dipengaruhi oleh krisis ekonomi yang melanda klub. Sementara itu, kasus batalnya kepulangan Lionel Messi diklaim murni karena keputusan sepihak dari pimpinan tertinggi klub meskipun pembicaraan sudah berada di tahap akhir.

"Pedro dan Neymar tak bisa didatangkan karena situasi ekonomi," jelas Xavi Hernandez.

Xavi menegaskan bahwa komunikasi dengan pihak pemain asal Argentina itu sebenarnya telah berlangsung secara intensif. Namun, harapan untuk melihat kembali pemilik delapan gelar Ballon d'Or itu berseragam Barcelona sirna setelah adanya penolakan dari Laporta.

"Adapun Messi, presiden tidak menginginkannya kembali. Kami mencoba merekrut Messi pada tahun 2023. Kami berdiskusi selama 5 bulan, dan semuanya sudah siap, tetapi pada akhirnya, presiden mengatakan TIDAK," ungkap Xavi Hernandez.

Messi meninggalkan Barcelona pada 2021 karena keterbatasan anggaran gaji klub sebelum akhirnya bergabung dengan Inter Miami di Amerika Serikat. Selama berkarier di Spanyol, Messi telah mencetak 672 gol serta mempersembahkan 10 gelar LaLiga dan empat trofi Liga Champions.