Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memutuskan untuk menyaksikan pertandingan pekan terakhir Super League antara Persija Jakarta melawan Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (23/5/2026). Langkah ini diambil khusus untuk memantau performa gelandang muda Macan Kemayoran, Muhammad Rayhan Hannan, secara langsung dari dekat.
Keputusan tersebut membuat Herdman melewatkan laga penentuan juara musim ini yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persijap Jepara serta Borneo FC menghadapi Malut United. Padahal, Persib saat ini memimpin klasemen dengan 78 poin, hanya unggul dua angka dari Borneo FC di posisi kedua.
Dilansir dari laporan sport.detik.com dan jatim.antaranews.com, Muhammad Rayhan Hannan menjadi daya tarik setelah tampil menonjol musim ini dengan mengemas tiga gol dari 16 laga bersama Persija. Pemain berusia 22 tahun tersebut tercatat selalu menjadi starter dalam delapan pertandingan terakhirnya.
Nama Hannan sendiri dilaporkan sudah mengamankan satu tempat dalam daftar 45 pemain yang dipanggil Timnas Indonesia per Jumat (22/5/2026) untuk persiapan FIFA Matchday Juni mendatang. Namun, status pemanggilan tersebut masih bersifat sementara dan berpeluang mengerucut.
Di sisi lain, Hannan untuk sementara tidak diikutsertakan dalam pemusatan latihan akhir bulan ini di Jakarta yang diproyeksikan untuk ajang Piala ASEAN 2026 pada akhir Juli nanti. Saat ini, perwakilan Persija yang dipanggil untuk turnamen tersebut adalah Fajar Fathurrahman, Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, dan Eksel Runtukahu.
Herdman menegaskan sikapnya yang ingin tetap netral dengan tidak mendatangi laga dua tim kandidat juara di pekan penutup kompetisi domestik ini.
"Jadi saya harus tetap netral. Saya pergi ke Persija," kata Herdman kepada wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Menurut juru taktik berusia 50 tahun itu, persaingan ketat hingga hari terakhir kompetisi merupakan sinyal positif bagi perkembangan sepak bola di tanah air.
"Saya akan netral dan membiarkan mereka bertarung. Tapi ini luar biasa untuk Indonesia, hari terakhir liga di mana semuanya masih menentukan. Itu menunjukkan betapa menariknya liga ini dan betapa pentingnya kompetisi domestik untuk negara kita," kata pelatih asal Inggris tersebut.
Terkait agendanya di JIS, pelatih asal Inggris tersebut menyatakan bahwa kehadiran langsung di stadion menjadi instrumen penting untuk menguji mentalitas pemain muda di bawah tekanan pengamatan tim nasional.
"Saya akan menonton Persija. Saya akan menonton pertandingan itu. Saya akan mengamati Hanan lebih dekat. Saya ingin melihatnya tampil langsung. Itu langkah penting," kata Herdman ditemui di Stadion Madya, GBK, Jumat (22/5/2026).
Herdman juga menambahkan bahwa kehadirannya tidak menutup kemungkinan untuk membuka kesempatan bagi pilar Macan Kemayoran lainnya masuk ke skuad Garuda.
"Dia (Hannan) sudah mengambil langkah bagus, tetapi ketika pelatih kepala muncul dan Anda tahu Anda sedang diawasi, apakah Anda masih bisa tampil? Jadi semoga (dia bisa bermain baik)," tuturnya.
Selain memantau performa di lapangan, Herdman menegaskan dirinya juga sudah mengantongi analisis mendalam terkait kekuatan tim lain sehingga tidak perlu hadir di pertandingan mereka.
"Siapa tahu ada beberapa pemain lain di Persija yang saya minati," ujarnya.
Melalui pengamatan langsung ini, Herdman berharap bisa mematangkan komposisi tim menjelang laga-laga krusial yang sudah terjadwal di depan mata.
“Saya akan menonton Persija. Saya ingin melihat Hannan secara langsung. Itu penting. Dia berkembang bagus, tapi ketika pelatih timnas datang langsung dan dia tahu sedang dipantau, apakah dia masih bisa tampil bagus? Selain itu ada beberapa pemain Persija lain yang juga saya perhatikan," kata Herdman.
Agenda terdekat Timnas Indonesia adalah melakoni pertandingan FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 dan 9 Juni 2026.
"Untuk pemain Persib, saya rasa saya sudah cukup jelas. Saya juga sudah punya gambaran soal pemain yang belum dipanggil kali ini tapi masuk pertimbangan Juli (Piala ASEAN 2026). Saya juga tidak akan ke Borneo agar tidak memberi tekanan tambahan," tambah dia.
39 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·