Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr Usai Raih Juara Liga Arab Saudi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pelatih asal Portugal, Jorge Jesus, mengonfirmasi keputusan untuk meninggalkan kursi kepelatihan Al Nassr setelah berhasil mengantarkan timnya merengkuh gelar juara Liga Arab Saudi pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kepastian tersebut didapat usai Al Nassr memetik kemenangan 4-1 atas Damac pada pertandingan terakhir kompetisi melalui dua gol Cristiano Ronaldo dan satu assist João Félix. Keberhasilan ini sekaligus menggenapi koleksi trofi Jorge Jesus menjadi 24 gelar sepanjang karier kepelatihannya.

Pria berusia 71 tahun tersebut mengungkapkan bahwa keputusan menyudahi kerja sama ini memang sudah direncanakan sejak awal proyek pertamanya bergulir dengan durasi kontrak satu musim saja.

"É verdade que eu não vou continuar na Arábia Saudita" ujar Jorge Jesus kepada SportTV.

Mantan pelatih Flamengo itu menjelaskan bahwa penolakan kontrak dua tahun didasari atas pertimbangan matang mengenai tingginya tingkat kelelahan fisik dan emosional selama semusim kompetisi bergulir.

"Quando falei com o Cris [Cristiano Ronaldo], eles convidaram-me a fazer um contrato de dois anos e eu disse que só fazia um ano" tutur Jorge Jesus.

Menurutnya, persaingan di kompetisi domestik berjalan sangat berat lantaran sang rival utama, Al Hilal, memiliki skuad tangguh yang sudah dibangun dengan investasi besar selama dua tahun terakhir.

"Foi um campeonato muito duro, há um desgaste muito grande. Acho que foi um ano maravilhoso e agora tenho de ir desfrutar do outro lado" kata Jorge Jesus.

Keberadaan megabintang Cristiano Ronaldo diakui menjadi faktor kunci bagi dirinya untuk menerima pinangan menangani klub yang menjadi tim ke-16 dalam sejarah karier kepelatihannya sejak tahun 1989 tersebut.

"Sabia que do outro lado o Al Hilal esteve dois anos a montar uma grande equipa, com grandes jogadores. Para vencermos este campeonato tínhamos de ser muito melhores do que os nossos adversários" ucap Jorge Jesus.

Gelar kompetisi ini melengkapi catatan sejarah tersendiri karena Jorge Jesus sebelumnya juga pernah membawa Al Hilal menjadi juara pada periode kepelatihan terdahulu.

"Eu disse-lhe: só aceito este projecto do Nassr por ti. Vamos ganhar os dois campeões e vais sair daqui com um título. Foi o que aconteceu." tegas Jorge Jesus.

Mengenai kelanjutan kariernya, ia mengisyaratkan peluang untuk kembali ke Turki karena telah mendapatkan tawaran serius dari dua klub besar di negara tersebut.

"Tenho uma história ainda para acabar se calhar no Fenerbahçe. Já houve uma parte interessada, não só o Fenerbahçe, outra equipa da Turquia também me fez um convite" ungkap Jorge Jesus.

Namun, kepulangan ke Portugal untuk menangani Benfica dipastikan tertutup rapat untuk saat ini, meskipun ia memegang rekor sebagai pelatih dengan trofi terbanyak bagi klub tersebut.

"O Benfica é um grande clube, tenho um grande orgulho de ter treinado o Benfica, sou o treinador com mais títulos no Benfica, mas neste momento está fora de questão" ujar Jorge Jesus.

Di sisi lain, dalam wawancara terpisah yang dilansir dari ESPN, sang pelatih kembali menekankan peran krusial persatuan tim dalam mematahkan dominasi Al Hilal demi mempersembahkan gelar perdana bagi Ronaldo di Arab Saudi.

"Obrigado, foi uma vitória de todos. É um projeto difícil, eu aceitei esse desafio e sabia que era difícil. Do outro lado tem o Al Hilal, que é uma equipe que eu ajudei a construir uma grande equipe e para vencer o Al Hilal teríamos que ser muito melhores e fomos. Fizemos um grupo muito unido. É uma vitória de toda a gente, mas principalmente do Cris, que ainda não tinha vencido nenhum título na Arábia Saudita e eu só aceito esse desafio (treinar o Al Nassr) porque disse ao Cris (Cristiano Ronaldo): 'Vou te ajudar a ser campeão, vamos ganhar o título e depois eu vou embora'. Acabou. Para mim, acabou. É o último jogo que eu fiz pelo Al Nassr" kata Jorge Jesus.

Terkait rumor kembali ke Amerika Selatan untuk melatih klub Brasil setelah sempat mencatatkan kesuksesan besar bersama Flamengo, ia menegaskan agenda kunjungannya ke Rio de Janeiro murni untuk berlibur.

"Vou para Portugal, vou passar férias, dois, três dias, cards dias a Portugal. E depois penso em ir ao Brasil, penso em ir ao Rio" ucap Jorge Jesus.

Rencana keputusan final mengenai masa depan klub baru yang akan dilatihnya dijadwalkan bakal selesai dan diumumkan secara resmi pada bulan Juni mendatang.

"Sim, mas não a treinar. Vou ao Brasil só para passar férias" pungkas Jorge Jesus.